Muhammad Reyfaldi Eldiandani
Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Fintech sebagai Kanal Alternatif Kebijakan Moneter di Era Ketidakpastian Global Ali Fajar Maulana; Muhammad Reyfaldi Eldiandani; Dede Muhammad Multajam; Muhammad Excel Kusdarmayla
Dinamika Ekonomi Vol 17, No 1 (2026) : DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v17i1.9653

Abstract

Ketidakpastian global yang meningkat dalam dua dekade terakhir telah menurunkan efektivitas transmisi kebijakan moneter konvensional, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Perkembangan financial technology yang pesat berpotensi menghadirkan mekanisme transmisi kebijakan moneter yang lebih cepat dan adaptif melalui sistem pembayaran digital dan pembiayaan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran financial technology sebagai kanal alternatif kebijakan moneter di Indonesia serta menguji hubungan kausalitas antara perkembangan financial technology dan variabel moneter utama selama periode 2004–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data runtut waktu tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. Variabel penelitian meliputi inflasi, jumlah uang beredar, suku bunga, nilai tukar, pertumbuhan ekonomi, serta indikator perkembangan financial technology yang diproksikan melalui transaksi pembayaran digital dan pembiayaan berbasis teknologi. Metode analisis yang digunakan mencakup uji stasioneritas, uji kointegrasi, estimasi Vector Error Correction Model, dan uji kausalitas Granger. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antara financial technology dan variabel moneter utama. Estimasi model menunjukkan bahwa perkembangan financial technology berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar dan pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat transmisi kebijakan moneter melalui kanal pembayaran dan kredit. Uji kausalitas mengindikasikan adanya hubungan dua arah antara financial technology dan jumlah uang beredar, serta hubungan satu arah dari financial technology terhadap inflasi.