This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Sabrina Asifa U Nabila
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perubahan Sosial Masyarakat Pasca Galodo 2025 di Keluarahan Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Nindya Shafwa; Delmira Syafrini; Mela Yuliana; Rahma Juita; Priskila Natasia Br. Saragih; Sabrina Asifa U Nabila
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.550

Abstract

Bencana galodo yang terjadi di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada tahun 2025 tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan kerugian ekonomi, tetapi juga mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Kondisi ini mendorong terjadinya berbagai bentuk perubahan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat pasca galodo 2025, bentuk resiliensi dan strategi bertahan hidup yang dilakukan dalam proses pemulihan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan 8 orang informan. Adapun kriteria pemilihan informan yaitu masyarakat yang terdampak galodo di Kelurahan Lubuk Minturun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) meningkatnya solidaritas sosial dan gotong royong (2) kehilangan mata pencarian (3) ketergantungan pada bantuan eksternal (4) pembangunan infrastruktur mitigasi bencana. Namun demikian, masyarakat menunjukkan resiliensi melalui pembangunan kembali sumber mata pencaharian, pemanfaatan jaringan sosial dan kekerabatan, serta meningkatnya kesadaran terhadap mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.