Irenius Bima
Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NEGARA, AGAMA DAN KEKUASAAN: PEMBACAAN KRITIS NICCOLO MACHIAVELLI DALAM KONTEKS POLITIK INDONESIA Irenius Bima
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian ini pada analisis terhadap hubungan antara negara, agama, dan kekuasaan dalam padangan Niccolo Machiavelli dalam konteks politik di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadikan nilai agama sebagai dasar hidup bernegara.  Kedudukan agama sentral sehingga kerap memengaruhi dan menentukan tatanan hidup bersama. Machiavelli mengatakan bahwa agama harus dijadikan sebagai sarana untuk membangun keteraturan sosial dan memperkokoh kedaulatan negara. Machiavelli juga mengarisbawahi bahwa agama harus berada di bawah kendali negara. Tujuannya adalah supaya agama tidak berubah menjadi kekuatan yang dapat mengancam stabilitas politik dan dinamika sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah metode kualitatif melalui analisis sosial dan studi kepustakaan. Penelitian ini menemukan bahwa agama kerap dijadikan sebagai sarana untuk mempertahankan kekuasaan dan memobilisasi masa sehingga jatuh pada fanatisme, intoleransi, dan politisasi. Agama tidak lagi netral, melainkan diperalat untuk tujuan kekuasaan. Sumbangan penelitian ini pada peningkatan kesadaran supaya menjadikan agama sebagai sarana untuk membangun keteraturan sosial dan memperkokoh kedaulatan negara, serta sistem politik di dalamnya. Indonesia perlu memperkuat etika publik yang kritis, rasional, dan berlandaskan pada Pancasilla sehinggan agama tetap menjadi sumber nilai dan moral, dan bukan sebagai instrumen yang manipulatif.