Penelitian ini bertujuan menghasilkan alat praktikum WaveTimer (Mechanical Wave Generator with Ticker Timer) pada materi gelombang mekanik serta mengkaji kelayakannya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap analisis dilakukan identifikasi kebutuhan pembelajaran, kajian kurikulum, analisis materi, karakteristik peserta didik, serta observasi dan wawancara dengan guru fisika. Tahap perancangan meliputi penyusunan desain WaveTimer, perangkat pembelajaran, dan instrumen penelitian. Selanjutnya, tahap pengembangan mencakup pembuatan alat, pengujian kinerja berdasarkan Hukum Melde, validasi oleh ahli media dan ahli materi, serta penyempurnaan produk sesuai masukan validator. Implementasi dilaksanakan pada 28 peserta didik kelas XI MAN 1 Nganjuk melalui pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing, sedangkan evaluasi dilakukan secara berkesinambungan pada setiap tahap pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WaveTimer memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi dengan persentase validitas media sebesar 95% dan validitas materi sebesar 90%. Perangkat pembelajaran beserta instrumen penelitian juga memperoleh kategori sangat valid dengan rentang persentase 81%-94%. Dari aspek kepraktisan, alat memperoleh respons positif dari peserta didik dan mampu mendukung keterlaksanaan pembelajaran dengan kategori sangat baik. Dari aspek keefektifan, penggunaan WaveTimer meningkatkan rata-rata nilai peserta didik dari 41,25 pada pretest menjadi 83,21 pada posttest. Peningkatan tersebut diperkuat oleh hasil Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) serta nilai N-Gain sebesar 0,702 yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut WaveTimer dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif alat praktikum untuk mendukung pembelajaran gelombang mekanik sekaligus meningkatkan hasil belajar peserta didik.