Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pertanian Cepat Panen Pascabencana Berbasis Mikrogreen, Aquaponik, dan Ecoenzym Sebagai Strategi Pemulihan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Tanjung Gusta Mei Ryan Sandi; Hidayatna Putri; Dini Hardiani Has
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1009

Abstract

Kondisi pascabencana menyebabkan terganggunya sistem produksi pangan lokal, menurunnya ketersediaan bahan pangan, serta terbatasnya kemampuan ekonomi masyarakat. Selain itu, kelompok tani di wilayah ini belum banyak terpapar pada metode budidaya modern yang lebih praktis, efisien, dan adaptif terhadap kondisi lahan terbatas maupun pascabencana, seperti sistem aquaponik, budidaya mikrogreen, dan pemanfaatan ecoenzym. Kegiatan ini ditujukan kepada mitra sasaran yaitu kelompok tani bunga asoka dan bunga tanjung di Tanjung Gusta, Kabupaten Deli Serdang, yang merupakan salah satu wilayah terdampak banjir dengan tingkat kerusakan cukup parah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, yang mencakup sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kemandirian masyarakat dalam mengadopsi teknologi pertanian sederhana namun efektif. Selain itu, dilakukan juga penguatan kapasitas kelompok tani agar mampu mengelola dan mengembangkan sistem secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini yaitu 7 unit instalasi berhasil dibangun dengan 66,7% anggota mampu mengoperasikan sistem secara mandiri, keberhasilan tanam ±80%, dan survival rate ikan ±85%. Pelatihan mikrogreen menunjukkan capaian adopsi sebesar 86,7%, panen dalam ±7–14 hari, keberhasilan tanam ±85–90%, serta produksi awal ±150–250 gram per tray. Sementara itu, pembuatan eco-enzyme mencapai adopsi mandiri 66,7%, produksi awal ±2–3 liter per anggota per siklus fermentasi, dan ±70% anggota telah memanfaatkannya sebagai pupuk cair atau aktivator tanaman. Secara keseluruhan, program ini terbukti efektif mendukung ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan lahan terbatas, pengelolaan limbah organik, dan praktik pertanian berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.
EFFECTIVENESS OF ECO-ENZYME DOSAGE ON THE GROWTH OF POTATO PLANTLET CUTTINGS (Solanum tuberosum L.) OF THE GRANOLA KEMBANG VARIETY Mei Ryan Sandi; Safrizal
Agroprimatech Vol. 9 No. 2 (2025): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v9i2.7706

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of various doses of eco-enzyme on the growth of Granola Kembang potato (Solanum tuberosum L.) plantlets. The study was conducted at the Screen House of the Kutagadung Horticultural Seed Center, Berastagi, Karo Regency, from December 2017 to January 2018. A completely randomized design (CRD) was used with four eco-enzyme dose treatments: 0 mg/L (control), 70 mg/L, 150 mg/L, and 250 mg/L, each repeated three times. The parameters observed included plant height, number of leaves, and leaf area. The data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and followed by a 5% DMRT test. The results showed that eco-enzyme application had a significant effect on the growth of potato planlets. The 150 mg/L dose produced the best growth in all parameters, with an average plant height of 12.84 cm, 10.23 leaves, and a leaf area of 36.77 cm². The 250 mg/L dose was not significantly different from the 150 mg/L dose, but it was higher than the control. It can be concluded that the 150 mg/L dose is the optimum dose for the growth of Granola Kembang potato planlets.