Perkembangan desa wisata di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan dan menjadi salah satu strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Kawasan Geopark Bogor Halimun Salak memiliki potensi wisata yang besar melalui kekayaan geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati. Namun, pemanfaatan media sosial Instagram sebagai sarana promosi digital pada desa wisata di kawasan tersebut masih belum optimal. Kegiatan ini bertujuan merancang Event Pelatihan Media Sosial Instagram bagi pengelola desa wisata sebagai upaya meningkatkan kapasitas branding dan promosi digital destinasi wisata. Kegiatan difokuskan pada tahap perencanaan (pre-event) dengan menggunakan Six P’s Workshop Planning Framework dari Alexander dan Maiden (2004) yang mencakup purpose, participants, principles, products, place, dan process. Perencanaan dilakukan melalui empat tahap, yaitu pengumpulan informasi awal dan penetapan sasaran, identifikasi kebutuhan pelatihan, perancangan event pelatihan, serta finalisasi rancangan pelatihan. Sasaran kegiatan meliputi lima desa wisata di Kawasan Geopark Bogor Halimun Salak, yaitu Desa Wisata Benteng, Desa Wisata Bojong Rangkas, Desa Wisata Gunung Malang, Desa Wisata Gunung Sari, dan Desa Wisata Tamansari. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa pengelolaan Instagram desa wisata masih menghadapi kendala berupa rendahnya konsistensi unggahan, belum terbentuknya identitas visual yang terarah, serta minimnya strategi branding destinasi. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang pelatihan yang mengombinasikan penyuluhan dan praktik langsung mengenai pengelolaan Instagram, branding, identitas visual, digital marketing, serta produksi konten menggunakan Canva dan CapCut. Tahap finalisasi menghasilkan dokumen pelaksanaan, materi pelatihan, mekanisme pendampingan, serta target luaran berupa konten feed dan reels Instagram. Secara keseluruhan, perencanaan kegiatan menghasilkan rancangan pelatihan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pengelola desa wisata sehingga siap diimplementasikan untuk mendukung penguatan promosi digital dan pengembangan desa wisata berkelanjutan di Kawasan Geopark Bogor Halimun Salak