Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREFERENSI EMOSIONAL PENGGUNA PEREMPUAN PADA DESAIN UI WEBSITE SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS KANSEI ENGINEERING Popon Dauni; Sri Erina Damayanti; Rizal Rachman; Zainal Arifin Hasibuan; Bobi Kurniawan; Sri Supatmi
Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Cerdas Vol. 19 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/sibc.v19i1.761

Abstract

Keberhasilan sebuah website ditentukan oleh banyak hal, salah satunya adalah desain User Interface (UI) atau antar muka tampilan website. Apabila desain tampilan website memiliki kualitas yang baik maka pengguna dan pengunjung web akan memiliki kepuasan pengalaman berselancar dalam website yang ditampilkan. Penelitian ini membahas tentang analisis preferensi emosional pengguna perempuan terhadap desain User Interface (UI) website sistem informasi akademik. Metodologi pada penelitian ini menggunakan Kansei Engineering Type I. Metodologi ini memiliki langkah-langkah proses penelitian hingga menghasilkan produk baru sesuai dengan konsep emosi pengunjung web. Sebanyak 20 Kansei Word terpilih menjadi data yang akan diproses pada penelitian yang merupakan kata-kata yang berhubungan dengan penampilan sebuah desain website. Spesimen yang digunakan sebanyak 10 spesimen contoh website Sisstem Informasi Akademik. Beberapa spesimen website yang dipilih adalah website terpilih yang memiliki desain tampilan yang berbeda antara website satu dengan website yang lainnya. Sebanyak 30 responden yang merupakan mahasiswa perempuan ikut berpartisipasi dalam penelitian ini. Responden ini terpilih ikut berpartisipasi dilihat berdasarkan pengalaman dalam berselancar pada sebuah website. Hasil dari penelitian ini adalah berupa matrik hasil analisis preferensi emosional pengguna perempuan pada desain UI website Sistem Informasi Akademik. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerjemahan hasil analisis Kansei Engineering pengguna perempuan hingga ke dalam matriks rekomendasi atribut desain UI Sistem Informasi Akademik yang bersifat aplikatif. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan praktis dalam perancangan antarmuka sistem informasi akademik berbasis preferensi emosional pengguna.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Desain Inovatif Ecoprint Berbasis Kolaborasi pada Produk Interior Bernilai Komersial Sri Erina Damayanti; Siti Sarah Abdulllah; Ida Fitriani; Hadah Mualimah; Hadianto Hadianto; Windi Apriliani; Anggi Tien Roslyani; Syifa Aulia Fitri; Brian Damastu Ridho Hutama
JE (Journal of Empowerment) Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v6i2.5945

Abstract

Abstract         Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas perempuan perajin di Desa Bojong, Kabupaten Cianjur melalui inovasi teknik ecoprint berbasis desain interior. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan inovasi produk dan minimnya kemampuan pemasaran digital. Melalui pelatihan ecoprint lanjutan, workshop desain interior, dan pendampingan digital marketing, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis, kualitas produk, serta jangkauan pasar mitra. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kreativitas perajin hingga 80% dan peningkatan omzet sebesar 75%. Program ini juga memperkuat peran perempuan dalam ekonomi kreatif berkelanjutan dan pelestarian lingkungan melalui penggunaan teknik ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis seni dan teknologi yang dapat direplikasi di daerah lain. AbstractThis community service program aims to empower a group of female artisans in Bojong Village, Cianjur Regency, through innovative eco-print techniques applied to interior design products. The main challenges faced by the partners were limited product innovation and a lack of digital marketing skills. Through advanced eco-print training, interior design workshops, and digital marketing assistance, this project successfully improved technical skills, product quality, and market access. The results show an 80% increase in creative capacity and a 75% rise in sales turnover. This program also strengthens women’s roles in sustainable creative economies and environmental preservation by using eco-friendly production methods. The initiative is expected to serve as a replicable model of community empowerment that integrates art and technology.