Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konseling Adiksi untuk Pemulihan Pecandu Narkoba di Balai Badan Narkotika Nasional (BNN) Anisa Ayu Salsabila; Amelia Atika; Hastiani Hastiani
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v13i2.27148

Abstract

Badan Narkotika Nasional (BNN) Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius di Indonesia yang menuntut penanganan menyeluruh melalui rehabilitasi narkoba berbasis psikososial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan konseling adiksi di Balai Rehabilitasi BNN Kabupaten Kubu Raya, dengan menyoroti peran konselor dan faktor pendukung dalam pemulihan pecandu. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk study survei, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi untuk menggali bentuk layanan, tahapan konseling, keterlibatan keluarga, serta faktor penghambat dan pendukung rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling dilaksanakan secara sistematis melalui asesmen awal, perencanaan intervensi, konseling individu dan kelompok, terapi keluarga, evaluasi, hingga pascarehabilitasi berfokus pada pencegahan kekambuhan. Pendekatan Motivational Interviewing (MI) dan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) memperkuat motivasi klien, mengubah pola pikir negatif, dan meningkatkan strategi koping. BNN Kubu Raya memiliki keunikan sebagai juara terbaik setelah BNN Kota dalam penulisan resume konseling. Kesimpulannya, penguatan kapasitas konselor dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengoptimalkan keberhasilan rehabilitasi.
PEMBERDAYAAN ENTREPRENEURSHIP MELALUI PRODUK KAIN TENUN MELAYU PONTIANAK Hastiani Hastiani
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 5 No 1 (2026): in progress
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v5i1.2172

Abstract

This community service program was initiated in response to the limited involvement of local adolescents in inheriting traditional weaving skills as a distinctive Malay cultural heritage of Pontianak. Implemented by a team of lecturers from the Guidance and Counseling Study Program in Gang Sambas Jaya, Batu Layang, the program aimed to strengthen community entrepreneurial competencies while enhancing adolescents’ cultural awareness and identity formation. The activities incorporated educational outreach to elementary, junior high, and senior high schools to promote the utilization of Rumah Tenun Melayu as a local wisdom–based learning resource. The program adopted training and mentoring approaches in collaboration with Kak Kurnia, founder and manager of Rumah Tenun Melayu, involving 50 weaving cadres and adolescents. The intervention covered practical weaving techniques, the development of philosophically meaningful Malay patterns, intellectual property rights literacy, and the optimization of digital marketing through social media platforms. The findings indicate increased adolescent engagement, awareness, and active participation in preserving and disseminating local woven products in digital spaces.