Muhammad Faesal
Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keberfungsian Keluarga dan Pengaruhnya Terhadap Karakter Disiplin Siswa di Sekolah Anzel Patma Cantika; Elmanora Elmanora; Muhammad Faesal
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.25816

Abstract

Abstrak: Karakter disiplin penting untuk anak dan salah satu faktor yang mempengaruhinya yaitu lingkungan keluarga melalui pelaksanaan fungsi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberfungsian keluarga dan pengaruhnya terhadap karakter disiplin siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2024 dengan menggunakan angket. Responden dalam penelitian ini berjumlah 275 orang siswa yang dipilih dengan teknik probability sampling. Untuk menjawab tujuan penelitian, data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linear. Hasil analisis data menunjukkan adanya pengaruh keberfungsian keluarga terhadap karakter disiplin siswa di sekolah. Besaran pengaruh kontribusi keberfungsian keluarga terhadap karakter disiplin siswa di sekolah sebesar 16%, sisanya di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menguatkan pentingnya keberfungsian keluarga dalam membangun karakter disiplin pada siswa. Orang tua dapat meningkatkan keberfungsian keluarga melalui: komunikasi, kekompakan, aturan dan peran.Abstract: Disciplinary character is important for children and one of the factors that influences it is the family environment through the implementation of family functions. This research aims to analyze family functioning and its influence on students' disciplinary character at school. This research uses quantitative methods. Data collection was carried out in May 2024 using a questionnaire. The respondents in this study were 275 students selected using probability sampling techniques. To answer the research objectives, the data was analyzed using a linear regression test. The results of data analysis show that there is an influence of family functioning on the discipline character of students at school. The magnitude of the contribution of family functioning to the discipline character of students at school is 16%, the remainder is influenced by other factors not examined in this research. The results of this research reinforce the importance of family functioning in building disciplined character in students. Parents can improve family functioning through: communication, cohesiveness, rules and roles.
Gaya Hidup dan Perilaku Konsumtif di Era Social Commerce: Studi pada Pengguna TikTok Shop Remaja Perempuan Muhammad Faesal; Dinda Rahmah Permata; Shinta Doriza
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.2886

Abstract

Perkembangan e-commerce berbasis media sosial, seperti TikTok Shop, mendorong perubahan pola konsumsi remaja, khususnya perempuan yang rentan pada perilaku belanja impulsif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya hidup terhadap perilaku konsumtif remaja perempuan pengguna TikTok Shop di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan desain kuantitatif asosiatif dengan 112 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Variabel gaya hidup diukur berdasarkan teori Plummer (aktivitas, minat, opini), sedangkan perilaku konsumtif mengacu pada Engel et al. (pembelian impulsif, tidak rasional, pemborosan). Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert 4 poin, diuji validitas, reliabilitas, dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana setelah uji asumsi normalitas dan linearitas. Hasil menunjukkan model signifikan (p < 0,001) dengan persamaan Ŷ = 44,455 + 0,326X, β = 0,382, R = 0,382, R² = 0,146. Gaya hidup berpengaruh positif dengan kontribusi 14,6% terhadap perilaku konsumtif. Implikasi: literasi finansial perlu diperkuat untuk menekan dampak gaya hidup digital pada konsumsi remaja.