Shandrina Vellia
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kohesi Sosial Masyarakat Dalam Pembentukan Pola Permukiman di Kawasan Transmigrasi Desa Kolikapa, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende Dimas Bryanputra Christnawan; Sanita Sitinjak; Septa Prika Pradana; Shandrina Vellia
Journal Of Plano Studies Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jops.v3i1.7333

Abstract

Program transmigrasi tidak hanya berfungsi sebagai bentuk perwujudan pemerataan penduduk dan pembangunan wilayah, tetapi juga membentuk struktur sosial dan spasial kawasan permukiman dalam jangka panjang. Kohesi sosial menjadi salah satu faktor kunci yang memengaruhi bagaimana masyarakat transmigran dan masyarakat lokal berinteraksi serta mengadaptasi sebuah ruang dengan fungsi tertentu, salah satunya ruang hunian atau permukiman. Ruang hunian ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang interaksi antar masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan dan menguatkan sistem kohesi, utamanya di kawasan transmigrasi. Hal ini penting mengingat kawasan transmigrasi yang dihuni tidak hanya masyarakat lokal, tetapi juga para transmigran yang datang ke kawasan transmigrasi dengan tujuan memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kohesi sosial terhadap pembentukan pola kawasan permukiman di Desa Kolikapa, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menelaah studi kasus di lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesi sosial yang kuat mendorong terbentuknya pola permukiman yang mengelompok, pemanfaatan ruang komunal secara intensif, serta fleksibilitas penggunaan lahan untuk mendukung kegiatan masyarakat transmigrasi di Desa Kolikapa, Kec. Maukaro, Kab. Ende. Penelitian ini menjelaskan bahwa kohesi atau interaksi sosial memiliki peran signifikan dalam membentuk struktur spasial permukiman transmigrasi dan perlu dipertimbangkan secara integral dalam perencanaan kawasan.