Dwi Susilo, Rachmad K
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Komunitas Pengrajin Kain Tenun Berbasis Aplikasi AGET di Desa Pringgasela Lombok Timur Tohri, Ahmad; Sukmana, Oman; Dwi Susilo, Rachmad K
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.4972

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komunitas pengrajin kain tenun di Desa Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, melalui implementasi aplikasi AGET (Application, Guide, Entrepreneurship, and Tourism) sebagai platform digital terintegrasi. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi lemahnya manajemen usaha, pemasaran yang masih konvensional, rendahnya literasi digital, serta keterbatasan pemanfaatan teknologi dalam mendukung aktivitas produksi dan distribusi. Program ini melibatkan 48 anggota komunitas pengrajin yang tergabung dalam Kelompok Nine Penenun (KNP) dan Kelompok Tenun Batik Sasambo (KTBS), dengan durasi kegiatan selama empat bulan, yaitu dari Mei hingga Agustus 2025. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara siklikal melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan implementasi teknologi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator dengan nilai N-gain sebesar 0,61 (kategori sedang), didukung oleh hasil uji paired sample t-test yang signifikan (p < 0,05) serta nilai effect size (Cohen’s d = 1,21) yang termasuk kategori besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis teknologi yang dipadukan dengan pendampingan partisipatif memiliki potensi efektif dalam meningkatkan kapabilitas digital dan daya saing usaha komunitas pengrajin berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan. Empowering the Weaving Artisan Community through the AGET Application in Pringgasela Village, East Lombok Abstract This community service program aimed to strengthen the capacity of the weaving artisan community in Pringgasela Village, East Lombok Regency, through the implementation of the AGET (Application, Guide, Entrepreneurship, and Tourism) platform as an integrated digital ecosystem. The primary challenges encountered by the community included weak business management practices, reliance on conventional marketing approaches, limited digital literacy, and inadequate utilization of technology to support production and distribution activities. The program involved 48 artisans affiliated with the Nine Penenun Group (KNP) and the Sasambo Batik Weaving Group (KTBS), and was conducted over a four-month period from May to August 2025. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach encompassing cyclical stages of planning, action, observation, and reflection, implemented through training sessions, participatory mentoring, and technology integration activities. The findings revealed improvements across all measured indicators, with an N-gain score of 0.61, categorized as moderate improvement. These results were further supported by a statistically significant paired sample t-test (p < 0.05) and a large effect size (Cohen’s d = 1.21). In addition, 75% of participants were able to independently operate the AGET application, while marketing outreach expanded beyond the local area to the regional level. These findings suggest that a technology-driven approach combined with participatory assistance demonstrates considerable potential in enhancing digital capabilities and strengthening the business competitiveness of local wisdom-based artisan communities in a sustainable manner.