Sampah rumah tangga merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang masih banyak dihadapi kawasan perkotaan di Indonesia. Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaporkan bahwa Indonesia diperkirakan menghasilkan sekitar 33,79 juta ton sampah pada tahun 2024. Community Development 2024 merupakan program pengabdian Masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan Masyarakat RW 04 Asem Jaya Surabaya dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui program bank sampah. Kegiatan ini dilaksanakan dari Februari hingga November 2024 melalui serangkaian tahapan yang mencakup survei awal, sosialisasi, pendampingan rutin bank sampah setiap dua minggu sekali, serta monitoring dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan lewat survei, pengamatan, wawancara, dan rekapitulasi hasil bank sampah, yang kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menilai partisipasi masyarakat dan hasil program. Survei awal yang melibatkan 14 responden menunjukkan kesiapan dan dukungan yang kuat terhadap program, dimana 92,9% responden pernah menyetorkan sampah untuk dipilah dan seluruh responden menyatakan mendukung pelaksanaan program bank sampah. Selama enam kali periode pemantauan, program ini berhasil mengumpulkan limbah sebanyak 1.624,7 kg dengan nilai ekonomis sebesar Rp2.797.200. Survei akhir terhadap 8 responden menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat baik, dengan 75% responden menyatakan sangat puas dan 25% responden menyatakan puas terhadap pelaksanaan program. Temuan ini menunjukkan bahwa bank sampah adalah salah satu strategi efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat serta mendukung pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih berkelanjutan di tingkat komunitas. The Waste Bank Program as an Effort to Increase Community Participation in Household Waste Management in RW 04 Asem Jaya Surabaya Abstract Household waste remains one of the major environmental challenges facing urban areas in Indonesia. The National Waste Management Information System (SIPSN), managed by the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), reports that Indonesia is projected to generate approximately 33.79 million tons of waste in 2024. Community Development 2024 is a community service program aimed at increasing the involvement of the RW 04 Asem Jaya Surabaya community in household waste management through a waste bank program. This initiative was carried out from February to November 2024 through a series of stages, including an initial survey, outreach, regular biweekly waste bank assistance, as well as monitoring and evaluation. Data collection was conducted through surveys, observations, interviews, and a review of waste bank results, which were then analyzed using quantitative and qualitative descriptive methods to assess community participation and program outcomes. An initial survey involving 14 respondents revealed strong readiness and support for the program, with 92.9% of respondents having previously dropped off waste for sorting and all respondents expressing support for the implementation of the waste bank program. Over six monitoring periods, the program successfully collected 1,624.7 kg of waste with an economic value of Rp2,797,200. A final survey of 8 respondents showed a very high level of satisfaction, with 75% of respondents stating they were very satisfied and 25% stating they were satisfied with the program’s implementation. These findings indicate that waste banks are an effective strategy for increasing community participation and supporting more sustainable household waste management at the community level.