Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GERLIA TUKBASISDAKPU (Gerakan Hidupkan Lingkungan Alam untuk Membantu Siswa Tidak Mampu) Di Sekolah Dasar Negeri Lopang Cilik Kota Serang Yuyun Yuningsih
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.180

Abstract

GERLIA TUKBASISDAKPU (Gerakan Hidupkan Lingkungan Alam untuk Membantu Siswa Tidak Mampu) di SDN Lopang Cilik Kota Serang yaitu sebuah program inovasi non digital dengan mengelola aset lahan tidur sekolah yang kurang produktif menjadi produktif yang hasilnya diperuntukan membantu siswa kurang mampu dalam hal memenuhi kebutuhan pendidikannya, dengan pengembangan yang terus berkesinambungan, pemanfaatan lahan produktif dan berkelanjutan dengan cara merevitalisasi kebun sekolah menjadi laboratorium hidup (living laboratory) berbasis konsep agrosilvopastura dan wadah ekonomi REJEKI. Program ini dirancang untuk mengatasi masalah keterbatasan finansial sekolah, rendahnya literasi ekologi, dan tingginya jumlah siswa prasejahtera. Pendekatan terpadu ini mengintegrasikan sektor pertanian hortikultura (agro), penanaman pohon buah tropis (silvo), serta sistem peternakan ayam kampung ramah lingkungan chicken tunnel (pastura) di atas lahan seluas 280 m². Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui lima tahapan terstruktur: sosialisasi program, pelatihan berbasis pre-post test dan workshop mandiri, penerapan teknologi infrastruktur terpadu, pendampingan tata kelola berkala, serta keberlanjutan program melalui hilirisasi produk. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra hingga mencapai target minimal 80% pada aspek konseptual dan 70% pada keterampilan praktis penataan lahan serta manajemen keuangan. Melalui sinergi bersama UMKM Mandiri Dapur Lopang Cilik, dalam naungan REJEKI (Rumah Edukasi Jejaring ekonomi Kreatif Inovatif)  hasil panen kebun diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi.
GERLIA TUKBASISDAKPU (Gerakan Hidupkan Lingkungan Alam untuk Membantu Siswa Tidak Mampu) Di Sekolah Dasar Negeri Lopang Cilik Kota Serang Yuyun Yuningsih
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.180

Abstract

GERLIA TUKBASISDAKPU (Gerakan Hidupkan Lingkungan Alam untuk Membantu Siswa Tidak Mampu) di SDN Lopang Cilik Kota Serang yaitu sebuah program inovasi non digital dengan mengelola aset lahan tidur sekolah yang kurang produktif menjadi produktif yang hasilnya diperuntukan membantu siswa kurang mampu dalam hal memenuhi kebutuhan pendidikannya, dengan pengembangan yang terus berkesinambungan, pemanfaatan lahan produktif dan berkelanjutan dengan cara merevitalisasi kebun sekolah menjadi laboratorium hidup (living laboratory) berbasis konsep agrosilvopastura dan wadah ekonomi REJEKI. Program ini dirancang untuk mengatasi masalah keterbatasan finansial sekolah, rendahnya literasi ekologi, dan tingginya jumlah siswa prasejahtera. Pendekatan terpadu ini mengintegrasikan sektor pertanian hortikultura (agro), penanaman pohon buah tropis (silvo), serta sistem peternakan ayam kampung ramah lingkungan chicken tunnel (pastura) di atas lahan seluas 280 m². Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui lima tahapan terstruktur: sosialisasi program, pelatihan berbasis pre-post test dan workshop mandiri, penerapan teknologi infrastruktur terpadu, pendampingan tata kelola berkala, serta keberlanjutan program melalui hilirisasi produk. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra hingga mencapai target minimal 80% pada aspek konseptual dan 70% pada keterampilan praktis penataan lahan serta manajemen keuangan. Melalui sinergi bersama UMKM Mandiri Dapur Lopang Cilik, dalam naungan REJEKI (Rumah Edukasi Jejaring ekonomi Kreatif Inovatif)  hasil panen kebun diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi.