Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK INTANGIBLE ASSET HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN KEBENDAAN Eka Priambodo
Muhammadiyah Law Review Journal Vol 10 No 1 (2026): Muhammadiyah Law Review
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/mlr.v10i1.4934

Abstract

Hak Cipta adalah jenis aset tak berwujud yang memiliki karakteristik mirip dengan aset fisik, dan dalam perkembangan hukum, Hak Cipta dapat berperan sebagai objek jaminan aset. Penerbitan sertifikat hak cipta secara administratif menunjukkan bahwa karya tersebut dapat dicatat dan diakui oleh negara dan mendapatkan perlindungan hukum. Studi ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik aset tak berwujud hak cipta sebagai jaminan objek, mengingat perkembangan pesat karya cipta saat ini didorong oleh teknologi digital dan media sosial melalui internet. Pertanyaan penelitian yang dikaji adalah apa saja karakteristik aset tak berwujud hak cipta sebagai jaminan benda. Metode yang digunakan adalah pendekatan normatif yuridis, yaitu dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang relevan dengan penelitian ini, kemudian digunakan untuk mengurai hubungan antara das sollen Hak Cipta sebagai aset intangible jaminan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat Hak Cipta sebagai aset non-fisik menjadikannya jaminan properti, memiliki kesamaan dengan kepemilikan, sehingga dapat dipakai sebagai objek jaminan menurut Undang-Undang Hak Cipta. Sebagai kesimpulan, karya yang dihasilkan oleh pencipta saat ini dapat dijadikan objek jaminan kekayaan karena memiliki karakteristik sebagai aset immateriil seperti halnya kekayaan
Analisis Yuridis Pengawasan dan Kepastian Hukum Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Eka Priambodo; Ika Kartika Sari
Gemi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2026): Gemi
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/gemi.v6i1.3510

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (Program Makan Bergizi Gratis/MBG) is a government policy aimed at improving students’ nutritional quality and fulfilling children’s rights to health and education. However, its implementation has encountered various challenges, particularly food poisoning risks that directly threaten students’ safety. These issues highlight the importance of strengthening supervision and legal certainty in the implementation of the MBG program. This study aims to analyze juridically the supervision and legal certainty of the Free Nutritious Meal Program in preventing food poisoning risks in schools. This research employs a normative legal approach using library research methods by examining statutory regulations, legal principles, and relevant academic literature. The results indicate that although the MBG program is supported by a strong legal foundation, its legal certainty remains inadequate due to the absence of specific technical regulations governing food safety standards, integrated supervision mechanisms, and clear legal responsibility among involved parties. Furthermore, supervision has not been effectively integrated between the central government, local governments, and educational institutions. Therefore, strengthening technical regulations, enhancing cross-sectoral supervision, and clarifying legal accountability are necessary to ensure food safety and protect children’s rights within the implementation of the Free Nutritious Meal Program in schools.