Murni Murni
STIT Syamsul Ma'arif Bontang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program “Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku” (GESIT) sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Membuang Sampah pada Siswa di Salah Satu Sekolah di Kota Bontang Farhan Miftahul Hakam; Murni Murni
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku (GESIT) dalam meningkatkan kesadaran membuang sampah pada siswa di salah satu sekolah dasar di Kota Bontang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku (GESIT) telah dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembiasaan, seperti program zero sampah, kampanye kebersihan, penggunaan kantong sampah pribadi atau tong sampah mini, penguatan karakter peduli lingkungan, serta integrasi program dengan kegiatan Adiwiyata sekolah. Peran guru dalam program ini dilakukan melalui pemberian teladan, pembiasaan, pengawasan, arahan, dan motivasi kepada siswa agar bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Program Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku (GESIT) memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran siswa dalam membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap sampah. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, serta adanya program Adiwiyata. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan tingkat kesadaran siswa, perubahan pola pikir (mindset) yang memerlukan waktu, dan masih ditemukannya perilaku membuang sampah sembarangan pada sebagian siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Program GESIT tidak hanya berperan dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga membantu membentuk karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.