Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai akhlak pada santri sebagai upaya membentuk karakter yang sesuai dengan ajaran Islam. Namun, berdasarkan pengamatan awal di TPA Darul Falah masih ditemukan beberapa santri yang menunjukkan perilaku kurang sopan santun, kurang disiplin, dan belum terbiasa menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang efektif dan menarik untuk membantu santri memahami serta menerapkan nilai-nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam menanamkan nilai akhlak pada santri melalui permainan edukatif serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya di TPA Darul Falah Wilayah Selambai Kota Bontang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber penelitian terdiri atas satu Ketua TPA, dua guru TPA, dan dua santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menanamkan nilai akhlak dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, pengawasan, dan permainan edukatif. Permainan yang digunakan meliputi cerita keteladanan Nabi, kotak kejujuran, tebak-tebakan akhlak, dan bintang kelompok. Nilai akhlak yang ditanamkan meliputi kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sopan santun. Faktor pendukung meliputi antusiasme santri, dukungan pengurus TPA, kerja sama guru, serta sarana dan prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan usia dan tingkat pemahaman santri, karakter santri yang beragam, jumlah santri yang cukup banyak, serta keterbatasan dana.