This Author published in this journals
All Journal Jurnal Politique
Annisa, Aaliya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Collaborative Governance Model Between Village Government and PT. Trion Indonesia Raya in Strengthening the Local Community Economy: A Case Study of Curahsawo Village Annisa, Aaliya; Marwiyah, Siti; Maksain, Mastina
Journal Politique Vol. 6 No. 2 (2026): July
Publisher : Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/politique.2026.6.2.174-191

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik collaborative governance antara Pemerintah Desa Curahsawo dan PT Trion Indonesia Raya dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa. Fokus penelitian mencakup bentuk kolaborasi, pembagian peran antaraktor, mekanisme interaksi, serta implikasinya terhadap dinamika ekonomi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terkait program kemitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi berlangsung dalam kelembagaan yang integratif melalui interaksi berkelanjutan antara pemerintah desa, sektor swasta, dan masyarakat. Pemerintah desa berperan sebagai fasilitator dan penghubung kelembagaan, sedangkan PT Trion Indonesia Raya memberikan dukungan pendanaan, teknologi, dan akses pasar. Masyarakat berpartisipasi aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Kolaborasi didukung oleh komunikasi yang intensif, kepercayaan antaraktor, dan kepemimpinan adaptif sehingga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, perkembangan usaha mikro, perluasan akses pemasaran, serta penguatan kapasitas manajerial. Namun, masih terdapat tantangan berupa ketergantungan pada dukungan eksternal, perbedaan karakter organisasi, dan keterbatasan kapasitas sumber daya manusia. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan collaborative governance ditentukan oleh kualitas relasi sosial dan kapasitas kelembagaan yang menopang proses kolaborasi.