Masita Sari Dewi
Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT KEPATUHAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS CABANGBUNGIN Destie Elmi Mufidah; Masita Sari Dewi; Nuzul Gyanata Adiwisastra; Rosiana Rosiana
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v9i1.24351

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang menyerang paru-paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Cabangbungin. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik observasional dengan pengambilan data secara prospektif pada periode Juni-Juli tahun 2025 di Puskesmas Cabangbungin. Hasil  Penelitian sebanyak 52 responden, yang sebagian besar berjenis kelamin laki-laki, berusia 26–35 tahun, berpendidikan SMA, dan mayoritas bekerja. Mayoritas responden berada pada fase lanjutan dan termasuk kategori 1. Penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Tingkat kepatuhan responden paling banyak pada kategori baik. Selain itu, hampir seluruh responden memiliki kualitas hidup yang tinggi. Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan. Tidak ditemukan hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup, namun terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan dan kualitas hidup.Kata Kunci : Tuberkulosis, Pengetahuan, Kepatuhan, Kualitas Hidup. 
Hubungan Pemberian Informasi Obat dengan Pemahaman dan Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sukatani Sinta Bella; Abdul Rozak; Ulyati Ulfah; Masita Sari Dewi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2508

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 memerlukan terapi jangka panjang sehingga kepatuhan penggunaan obat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pemberian informasi obat dengan tingkat pemahaman dan kepatuhan penggunaan obat pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sukatani. Penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional melibatkan 52 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan  menggunakan kuesioner skala Guttman dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test (α = 0,05). Hasil menunjukkan 71,2% responden memperoleh pemberian informasi obat kategori baik, 84,6% memiliki tingkat pemahaman baik, dan 55,8% memiliki kepatuhan rendah. Terdapat hubungan bermakna dengan tingkat pemahaman (p = 0,011), tetapi tidak dengan kepatuhan penggunaan obat (p = 0,682).