Surajiyo Surajiyo
Program Studi Teknik Informatika, Universitas Indraprasta PGRI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI DEONTOLOGI DAN UTILITARIANISME DALAM ETIKA PROFESI AKUNTAN: ANALISIS FILOSOFIS TERHADAP DILEMA MORAL DALAM PRAKTIK AKUNTANSI MODERN Surajiyo Surajiyo
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan praktik akuntansi dalam era globalisasi dan digitalisasi menghadirkan tantangan etika yang semakin kompleks, terutama terkait tekanan bisnis, konflik kepentingan, dan risiko manipulasi laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika profesi akuntan dalam perspektif deontologi dan utilitarianisme serta mengkaji relevansi integrasi kedua pendekatan tersebut dalam praktik akuntansi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, dengan sumber data berupa buku filsafat moral, etika bisnis, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif, komparatif, dan interpretasi filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deontologi menekankan pentingnya kewajiban moral, prinsip universal, serta kepatuhan terhadap kode etik dalam menjaga integritas dan objektivitas akuntan. Sementara itu, utilitarianisme menekankan pada konsekuensi tindakan dan manfaat terbesar bagi pemangku kepentingan, sehingga memberikan fleksibilitas dalam pengambilan keputusan di situasi kompleks. Analisis komparatif menunjukkan bahwa kedua pendekatan memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing, namun dapat saling melengkapi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara deontologi dan utilitarianisme menghasilkan kerangka etika yang lebih komprehensif, karena mampu menggabungkan kekuatan prinsip moral dengan pertimbangan konsekuensi secara rasional. Pendekatan integratif ini menjadi relevan dalam menghadapi dilema etika dalam praktik akuntansi modern serta berkontribusi dalam menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap profesi akuntan.