Jaya Aminudin
Program Studi Teknik Industri, Universitas Ma Chung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL VS KETIMPANGAN PENGELUARAN DI INDONESIA: SIAPA SEBENARNYA YANG MENIKMATI PERTUMBUHAN EKONOMI? Jaya Aminudin; Steven Ferdinand Budi Wijaya; Sunday Noya
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi nasional merupakan indikator penting dalam menilai perkembangan perekonomian suatu negara. Namun, pertumbuhan ekonomi yang positif tidak selalu menunjukkan bahwa manfaatnya telah dinikmati secara merata oleh seluruh kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pertumbuhan ekonomi nasional dan ketimpangan pengeluaran di Indonesia serta mengidentifikasi kelompok masyarakat yang paling besar menikmati pertumbuhan ekonomi selama periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang dianalisis meliputi pertumbuhan ekonomi Indonesia, Rasio Gini, dan distribusi pengeluaran penduduk menurut kelompok 40 persen terbawah, 40 persen menengah, dan 20 persen teratas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2022–2025 relatif stabil pada kisaran 5 persen, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan manfaat ekonomi. Rasio Gini masih mengalami fluktuasi, meskipun pada akhir periode menunjukkan kecenderungan menurun. Sementara itu, distribusi pengeluaran menunjukkan bahwa kelompok 20 persen teratas secara konsisten memiliki porsi pengeluaran terbesar dibandingkan kelompok 40 persen menengah dan 40 persen terbawah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode penelitian masih lebih besar dinikmati oleh kelompok berpengeluaran tinggi. Kontribusi penelitian ini terletak pada analisis terpadu antara pertumbuhan ekonomi, Rasio Gini, dan distribusi pengeluaran penduduk untuk membaca inklusivitas pertumbuhan ekonomi nasional. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya kebijakan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memperkuat pemerataan manfaat bagi kelompok bawah dan menengah.