Penelitian ini dilatar belakangi tantangan dalam pengelolaan kelas sering kali berkaitan dengan perilaku siswa yang beragam dan kebutuhan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif. Fenomena-fenomena tersebut memunculkan kebutuhan untuk mengetahui strategi apa yang sebenarnya digunakan oleh guru pendidikan jasmani dalam mengelola kelas mereka, khususnya di SMA Negeri 4 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui strategi yang di gunakan oleh guru pendidikan jasmani SMAN 4 Muaro Jambi dalam mengelola kelas pembelajaran di kelas XI. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Angket, survei dan wawancara. Intrumen yang digunakan untuk mengukur keberhasilan guru pendidikan jasmani dalam mengelola kelas menggunakan lembar angket yang berupa pernyataan sebanyak 30 butir pernyataan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan dari hasil pengamatan dan penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi guru pendidikan jasmani di SMA Negeri 4 Muaro jambi kategori baik sebanyak 80 orang dengan persentasi 66.73%, yang memiliki kategori baik sekali cukup sebanyak 20 orang dengan persentasi 33.33%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah strategi guru pendidikan jasmani di SMA Negeri 4 Muaro jambi kategori baik dan berhasil. Dari hasil penelitian ini disarankan agar guru pendidikan jasmani selalu belajar untuk mengembangkan strategi dalam proses pembelajaran dalam kelas supaya kondisi kelas kondusif dan siswa siswi dapat memahami materi yang di sampaikan. Di samping itu, guru Pendidikan jasmani sebagai pemegang peran dalam kegiatan Latihan di lapangan mestinya meningkatkan keamanan dalam proses Latihan supaya tidak terjadi cedera atau kecelakan dalam proses latiham jasmani di lapangan atau d luar kelas.