Wahyu Dwi Ari Wibowo
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Foot Exercise Dalam Manajemen Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pada Lansia Dengan Diabetes Melitus: Sebuah Studi Kasus Deskriptif Sri Hartati; Yeni Elviani; Kamesyworo Kamesyworo; Susmini Susmini; Wahyu Dwi Ari Wibowo
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkm.v6i1.3840

Abstract

Introduction: The prevalence of Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) continues to rise significantly among the older adults, leading to various complications if blood glucose levels remain uncontrolled. This study aims to describe the implementation of foot exercise in reducing blood glucose levels among older adults patients with T2DM. Method: A descriptive case study design was employed involving two older adults participants in the Megang Public Health Center work area from March to May 2025. Data were collected through interviews, physical examinations, and blood glucose monitoring using a calibrated glucometer, then analyzed qualitatively through nursing care narratives. The subjects were selected using purposive sampling based on inclusion criteria such as being aged over 60 years and having physical mobility. Result: Results: The result showed that both subjects experienced a consistent decrease in random blood glucose (RBG) levels after each session, with daily reductions ranging from 15 mg/dl to 30 mg/dl. Although individual responses varied due to medication adherence and baseline conditions, both participants demonstrated an overall improvement in glycemic stability. Conclusion: The implementation of foot exercise is an effective non-pharmacological intervention to help lower and stabilize blood glucose levels in older adults patients with Type 2 Diabetes Mellitus.
Penerapan Active stretching Exercise untuk Lanisa dengan Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Tahun 2025 Susmini Susmini; Sapondra Wijaya; Bambang Soewito; Wahyu Dwi Ari Wibowo; Sri Martini
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v2i2.275

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) pada lansia memerlukan manajemen non-farmakologis yang efektif untuk mengontrol hiperglikemia dan meningkatkan kualitas hidup. Active Stretching Exercise adalah salah satu intervensi fisik yang mudah diakses. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan Active Stretching Exercise terhadap tingkat pengetahuan terkait DM dan kadar Glukosa Darah Sewaktu (GDS) pada 30 lansia penderita DM Tipe II. Kegiatan ini melibatkan 30 responden di wilayah kerja Puskesmas Perumnas. Responden diberikan edukasi dan intervensi Active Stretching Exercise selama 1 bulan dengan kegiatan dilakukan 1 minggu sekali dengan durasi 45 detik setiap gerakan. Hasilnya ditemukan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan responden, dengan rata-rata skor meningkat dari 47,00 menjadi 78,00. Selain itu, terdapat perbaikan klinis dengan penurunan rata-rata GDS secara kelompok dari 233,00 mg/dL menjadi 205,17 mg/dL. Kegiatan edukasi dan Active Stretching Exercise menunjukan efektifitas dalam meningkatkan pengetahuan dan berkontribusi positif terhadap penurunan GDS. Intervensi ini direkomendasikan sebagai terapi tambahan yang menjanjikan dalam kerangka manajemen DM yang holistik, di samping diet dan pengobatan.