Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Sistem Informasi Manajemen Risiko berdasarkan ISO 27001:2013 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) Ibra Fadilla Nanda Sartika; Rahadian Bisma
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 2 No. 3 (2021): Vol. 02 Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v2i3.41723

Abstract

Keamanan informasi dapat didefinisikan sebagai perlindungan informasi dari akses penggunaan, pengungkapan, gangguan, modifikasi, atau penghancuran dari pengguna yang tidak sah untuk memberikan kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan. Salah satu standart yang digunakan dalam keamanan sistem informasi adalah ISO 27001:2013. Salah satu proses yang ada di dalam ISO 27001:2013 adalah manajemen risiko. Manajemen risiko adalah proses untuk melakukan identifikasi, analisis, evaluasi dan pengendalian risiko yang kemungkinan akan terjadi. Untuk melakukan manajemen risiko diperlukan banyak dokumen yang dibutuhkan sehingga saat ini diperlukan suatu platform yang dapat memanajemen dokumen-dokumen tersebut. Dokumen manajemen sistem ISO 27001 adalah platform Software as a Service (SaaS) yang mencakup semua yang organisasi butuhkan untuk menerapkan dan memelihara standar, seperti dokumen kerangka, formulir online, kebijakan, prosedur, manajemen risiko, daftar periksa dengan pengingat otomatis, dan banyak lagi. Sistem tersebut nanti dibangun dalam platfrom Web dengan menggunakan framework Laravel dan perancangan sistem menggunakan UML. Proses pengembangan menggunakan metode prototipe dimulai dari pengumpulan kebutuhan sampai evaluasi, namun pada artikel ini hanya sampai desain sistem.
Analisis Penerimaan Penerapan Aplikasi Gresikpedia Sebagai Media Penunjang Layanan Informasi Publik Menggunakan Metode TAM 3 Ifa Faulina; Rahadian Bisma
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 2 No. 4 (2021): Vol. 02 Issue 04
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v2i4.43397

Abstract

Aplikasi Gresikpedia adalah salah satu perwujudan pemerintah kebupaten Gresik dalam menerapkan e-government untuk memberikan layanan informasi publik kepada semua masyarakat kabupaten Gresik. Faktanya minat pengguna yang kurang serta sulitnya pengguna beradaptasi dengan sistem menjadikan pendistribusian layanan informasi publik secara online kurang merata. Penelitian ini bertujuan mendapatkan faktor yang mempengaruhi pengguna untuk mengadopsi teknologi layanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu SEM-PLS yang melibatkan 134 responden. Hasil yang didapat dari penelitian ini bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan aplikasi gresikpedia sebagai media layanan publik yaitu image, result demonstrability, subjective norm, perception of external control, mobile phone self-efficacy, mobile phone playfulness, perceived enjoyment, perceived usefulness, perceived ease of use, behavioral intention, experience. Sedangkan job relevance, mobile phone anxiety, objective usability, output quality, voluntariness tidak mempengaruhi perilaku penerimaan penggunaan aplikasi gresikpedia.
Analisis Kualitas Layanan Teknologi Informasi Berdasarkan Pengaruh Audit Internal Teknologi Informasi Di Indonesia Betzy Alimanda Ansori; Rahadian Bisma
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 2 No. 4 (2021): Vol. 02 Issue 04
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v2i4.43401

Abstract

Penggunaan teknologi informasi saat ini seakan telah menjadi kebutuhan primer organisasi. Tak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, teknologi informasi telah diimplementasikan hampir di setiap kegiatan organisasi. Seperti penyimpanan data, pencatatan keuangan, pelaporan kegiatan hingga pengambilan keputusan. Peran teknologi informasi yang cukup vital sudah seharusnya diimbangi dengan kualitas layanan teknologi informasi yang baik. Salah satu cara memastikan kualitas layanan teknologi informasi adalah dengan mengimplementasikan audit. Audit TI diimplementasikan untuk membantu organisasi dalam memahami, memberikan nilai, dan mengontrol penggunaan mereka dengan tujuan melindungi TI, mengukur dan memperbaiki kinerja, serta mencapai tujuan dan hasil yang diharapkan. Sayangnya, fakta yang ditemukan di lapangan membuktikan bahwa masih banyak perusahaan atau organisasi yang belum mengimplementasikan audit internal teknologi informasi. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh audit teknologi informasi khususnya audit internal terhadap kinerja perusahaan di Indonesia melalui analisis critical success factor. Harapannya penelitian ini dapat membuktikan bahwa implementasi audit internal teknologi informasi cukup penting untuk menjaga kualitas dan kinerja perusahaan.