Theresia Tara Putri
Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan dan Praktik Pembuatan Briket dari Limbah Kulit Kopi dan Serbuk Kayu sebagai Bahan Bakar Alternatif di Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung Hayarana Salsabila; Rosa Amanda; Nurul Azizah Mar’atussholihah; Theresia Tara Putri; Galuh Rahmawati; Gema Tryswary Azaningrum; Marsanda Septika Dewi; Kidung Suci Sripanganti; Naafi’ Iskha Wahyu Jati; Ibnu Fadil Ardhan Audi Firmansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1159

Abstract

Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung merupakan wilayah dengan potensi hasil pertanian kopi yang cukup besar. Aktivitas pengolahan kopi oleh petani setempat menghasilkan limbah kulit kopi yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas dan belum diolah secara optimal. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang lebih bernilai guna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah kulit kopi dan serbuk kayu menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi mengenai potensi pemanfaatan limbah, serta demonstrasi dan praktik pembuatan briket bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 25 peserta yang hadir memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah limbah kulit kopi dan serbuk kayu menjadi briket, serta mampu mempraktikkan setiap tahapan pembuatan secara mandiri. Pemanfaatan limbah tersebut berpotensi sebagai sumber energi alternatif yang dapat mengurangi limbah sekaligus memberikan nilai tambah bagi Masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran Masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian secara produktif dan membuka peluang pengembangan inovasi energi alrternatif berbasis potensi local di Tingkat desa.