Latar Belakang: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Angkatan 2024 di Kota Cimahi masih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang terbatas dalam manajemen pertandingan tenis meja profesional, sehingga terdapat kesenjangan antara kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja dengan kemampuan aktual mahasiswa. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam merencanakan, mengorganisasikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan event olahraga tenis meja secara profesional.Metode: Kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis pembelajaran pengalaman yang melibatkan 30 mahasiswa PJKR Angkatan 2024 melalui delapan sesi terstruktur, meliputi sosialisasi, simulasi, dan praktik lapangan. Instrumen yang digunakan adalah modul pelatihan standar, kuesioner pre-test dan post-test, lembar observasi, serta panduan focus group discussion (FGD). Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan manajemen pertandingan dari 58,3 menjadi 84,7 (p < 0,001; Cohen's d = 3,37). Selain itu, seluruh peserta (100%) berhasil mencapai Kriteria Kompetensi Minimum (KKM ≥ 70), dengan tingkat kehadiran 96,7% dan kepuasan peserta mencapai 91,3%. Secara praktik, mahasiswa mampu menyusun jadwal pertandingan, bagan sistem gugur dan round robin, serta mengelola administrasi event secara mandiri. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan manajemen pertandingan tenis meja profesional efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa PJKR dalam penyelenggaraan event olahraga, dengan implikasi positif terhadap kesiapan kerja dan relevansi kurikulum.