Dwi Apriyanti
Sarjana Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas La Tansa Mashiro, Lebak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Infeksi dalam Mendukung Status Gizi Anak Sekolah Dasar Anis Ervina; Dwi Apriyanti; Ivan Panji Teguh; Ahmad Zulfi Aali Dawwas
Dinamika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/dinamika.v3i1.24

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan salah satu faktor penting dalam pencegahan penyakit infeksi pada anak usia sekolah. Kebiasaan mencuci tangan pakai sabun yang belum terbentuk dengan baik dapat meningkatkan risiko penularan penyakit infeksi seperti diare dan infeksi saluran pernapasan yang secara tidak langsung mempengaruhi status gizi anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam mempraktikkan cuci tangan pakai sabun sebagai upaya pencegahan penyakit infeksi serta mendukung perbaikan status gizi anak. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Cikatapis dengan metode sosialisasi kesehatan, demonstrasi, serta praktik langsung mencuci tangan yang benar. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi pemahaman dan keterampilan siswa dalam melakukan praktik cuci tangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum kegiatan dilaksanakan sebagian besar siswa belum terbiasa mencuci tangan sebelum makan maupun setelah beraktivitas. Setelah dilakukan edukasi dan praktik langsung, sebanyak 80% siswa mampu memahami serta mempraktikkan langkah-langkah cuci tangan pakai sabun dengan benar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis praktik dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Program edukasi kesehatan di sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pencegahan penyakit infeksi serta berkontribusi dalam penanganan disparitas gizi pada anak usia sekolah.