I Ketut Yoda
Undiksha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Plyometrik Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Siswa Ekstrakurikuler Atletik SMAN 1 Abiansemal Adi Agung; I Ketut Yoda; I Nyoman Sudarmada
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 13 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v13i3.104760

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan pliometrik terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai siswa ekstrakurikuler atletik SMAN 1 Abiansemal. Jenis penelitian ini yaitu design quasi-experiment. Subjek pada penelitian ini berjumlah 30 siswa, dimana dari 30 siswa akan dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok berisi 15 siswa. Kelompok 1 diberi perlakuan latihan pliometrik beban ringan repetisi banyak sedangkan kelompok 2 diberi perlakuan latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit dengan frekuensi latihan tiga kali pertemuan selama seminggu dengan total 18 kali pertemuan. Instrumen untuk mengukur daya ledak otot tungkai adalah menggunakan standing broad jump test. Hasil peningkatan latihan pliometrik beban ringan repetisi banyak sebesar 6.34 cm, dari hasil pre-test 179.13 cm menjadi 185.47 cm pada saat post-test. Sedangkan hasil peningkatan latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit sebesar 13.2 cm, dari hasil pre-test 179.73 menjadi 192.93 cm pada saat post-test. uji statistik menggunakan paired sample test pelatihan plyometrik beban ringan repetisi banyak menunjukan nilai signifikansi 0.000, lebih kecil dari 0.05 berarti terdapat peningkatan daya ledak. Sedangkan latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit menunjukan nilai signifikansi 0.000, lebih kecil dari 0.05 berarti terdapat peningkatan daya ledak. Hasil uji hipotesis ketiga menggunakan independent sample t test menunjukan nilai signifikansi 0.000, lebih kecil dari 0.05 berarti terdapat perbedaan pengaruh latihan pliometrik beban ringan repetisi banyak dengan latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit terhadap daya ledak otot tungkai, yang mana latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit memiliki pengaruh yang lebih besar.
Pengaruh Pelatihan Plyometrik Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Siswa Ekstrakurikuler Atletik SMAN 1 Abiansemal Adi Agung; I Ketut Yoda; I Nyoman Sudarmada
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 13 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v13i3.104760

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan pliometrik terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai siswa ekstrakurikuler atletik SMAN 1 Abiansemal. Jenis penelitian ini yaitu design quasi-experiment. Subjek pada penelitian ini berjumlah 30 siswa, dimana dari 30 siswa akan dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok berisi 15 siswa. Kelompok 1 diberi perlakuan latihan pliometrik beban ringan repetisi banyak sedangkan kelompok 2 diberi perlakuan latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit dengan frekuensi latihan tiga kali pertemuan selama seminggu dengan total 18 kali pertemuan. Instrumen untuk mengukur daya ledak otot tungkai adalah menggunakan standing broad jump test. Hasil peningkatan latihan pliometrik beban ringan repetisi banyak sebesar 6.34 cm, dari hasil pre-test 179.13 cm menjadi 185.47 cm pada saat post-test. Sedangkan hasil peningkatan latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit sebesar 13.2 cm, dari hasil pre-test 179.73 menjadi 192.93 cm pada saat post-test. uji statistik menggunakan paired sample test pelatihan plyometrik beban ringan repetisi banyak menunjukan nilai signifikansi 0.000, lebih kecil dari 0.05 berarti terdapat peningkatan daya ledak. Sedangkan latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit menunjukan nilai signifikansi 0.000, lebih kecil dari 0.05 berarti terdapat peningkatan daya ledak. Hasil uji hipotesis ketiga menggunakan independent sample t test menunjukan nilai signifikansi 0.000, lebih kecil dari 0.05 berarti terdapat perbedaan pengaruh latihan pliometrik beban ringan repetisi banyak dengan latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit terhadap daya ledak otot tungkai, yang mana latihan pliometrik beban berat repetisi sedikit memiliki pengaruh yang lebih besar.