Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji minat belajar peserta didik perempuan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi senam lantai di MA Jabal Noer Taman Sidoarjo. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya rasa percaya diri serta kekhawatiran akan risiko cedera yang dialami peserta didik perempuan saat mengikuti kegiatan senam lantai. Hal tersebut berdampak pada rendahnya partisipasi dan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 25 peserta didik perempuan kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa angket dengan 20 pernyataan yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,878. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki persepsi dan motivasi belajar yang tinggi, serta menilai peran guru secara positif. Namun demikian, kesiapan fisik dan dukungan lingkungan sosial masih tergolong rendah. Hal ini menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik perempuan dalam pembelajaran senam lantai berada pada kategori cukup baik, tetapi belum maksimal. Minat belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti persepsi, motivasi, kepercayaan diri, metode pembelajaran, fasilitas, dan lingkungan sosial. Oleh karena itu, guru disarankan untuk menerapkan metode pembelajaran yang kreatif, sekolah perlu meningkatkan sarana pendukung, dan peserta didik perlu mengembangkan kepercayaan diri melalui latihan yang terarah.