Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Faktor-Faktor Yang Berperan Dalam Response Time Petugas Pemadam Kebakaran Dalam Pelayanan Bencana Kebakaran Di Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Palembang Nadia Mutaharini; Agus Geter Edy Sutjipto; Samat NR
Jurnal Tekno Global Vol. 15 No. 01
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v15i01.6127

Abstract

ABSTRACT Fire is one type of disaster that has a high risk and often occurs in urban areas, including in Palembang City. Response time is the main indicator in assessing the effectiveness of fire services. This study aims to analyze the factors that influence the response time of firefighters in fire disaster services at the Palembang City Fire and Rescue Service. This research uses a qualitative descriptive approach, with data collection through interviews, observations, and literature studies. The results showed that the response time of officers consisted of three main stages, namely the time to receive reports, the time to prepare personnel and infrastructure, and the time to travel to the scene. The influencing factors are internal factors such as officer readiness, fleet completeness, and understanding of SOPs. While the dominant external factors are traffic conditions, the location of the incident that is difficult to reach, and the accuracy of information from the reporter. Overall, the ideal response time is 15 minutes, but some found that the obstacles faced by officers are traffic and uneven distribution of fire stations. The fire service is advised to increase the number of fire stations, routine training for officers, intensive maintenance of units, optimization of emergency communication systems, and performance evaluation in fire services for officers.  Keywords : Fire, Firefighting, Firefighters, Public Services, Response Time   ABSTRAK Kebakaran merupakan salah satu jenis bencana yang berisiko tinggi dan sering terjadi di wilayah perkotaan, termasuk di Kota Palembang. Dalam upaya mitigasi bencana kebakaran, Response time merupakan indikator utama dalam menilai efektivitas pelayanan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berperan pada response time petugas pemadam kebakaran dalam pelayanan bencana kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa response time petugas terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu waktu menerima laporan, waktu persiapan personel dan sarana prasarana, serta waktu perjalanan menuju lokasi kejadian. Faktor yang mempengaruhi berupa faktor internal seperti kesiapan petugas, kelengkapan armada, dan pemahaman SOP sangat menentukan. Sementara faktor eksternal yang dominan adalah kondisi lalu lintas, lokasi kejadian yang sulit dijangkau, serta keakuratan informasi dari pelapor. Secara keseluruhan response time ideal 15 menit, namun beberapa ditemukan bahwa kendala yang dihadapi petugas yaitu lalu lintas dan distribusi pos pemadam yang belum merata. Dinas kebakaran disarankan untuk melakukan peningkatan jumlah pos pemadam, pelatihan rutin bagi petugas, pemeliharaan unit secara intensif, optimalisasi sistem komunikasi darurat, serta evaluasi kinerja dalam pelayanan kebakaran bagi petugas. Kata Kunci : Kebakaran, Pelayanan Publik, Pemadam Kebakaran, Petugas Pemadam Kebakaran, Response Time
Analisis Pemahaman Generasi Z dalam Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Pada Situasi Kebakaran dan Faktor yang Berhubungan: Analysis of Generation Z’s Understanding of The Use of Light Fire Extinguishers (APAR) in Fire Situations and Related Factors Meza Risky Sugiantoro; Imron; Samat NR
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8824

Abstract

Penelitian terdiri ini dari individu yang bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman Generasi Z terhadap penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Generasi Z sebagai kelompok usia produktif memiliki karakteristik yang unik dalam hal gaya belajar dan persepsi risiko terhadap bahaya kebakaran. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan responden sebanyak 100 pekerja Generasi Z di Stasiun Polrestabes dan Ampera Kota Palembang. Data yang dikumpulkan melalui observasi langsung dan penyebaran kuesioner yang mencakup aspek pengetahuan, pelatihan, sikap serta motivasi terhadap penggunaan APAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman responden masih bervariasi, dengan sebagian besar responden memiliki tingkat pemahaman sedang hingga rendah. Faktor yang paling berpengaruh terhadap penggunaan APAR adalah keterlibatan dalam pelatihan langsung dan pengalaman praktis menggunakan APAR. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan edukatif yang kontekstual dan berkesinambungan, serta dukungan infrastruktur keselamatan seperti ketersediaan APAR dalam kondisi siap pakai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan pengetahuan dan pelatihan rutin yang disesuaikan dengan karakteristik Generasi Z dapat secara signifikan meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas dalam menghadapi risiko kebakaran. Kebakaran merupakan salah satu ancaman yang dapat terjadi kapan saja, baik di lingkungan kerja maupun tempat umum. Salah satu pencegahan dini yang efektif adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR).