Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN NIPAH (NYPA FRUTICAN) YANG DIEKSTRAKSI DENGAN VARIASI METODE EKSTRAKSI Mauizatul Hasanah
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.156

Abstract

Penelitian dilakukan untuk membandingkan potensi antioksidan dari ekstrak metanol daun nipah (Nypa fruticans) yang diekstraksi dengan metode maserasi, perkolasi dan soxhletasi. Sampel penelitian yang digunakan adalah daun nipah kering sebanyak 200 g. Maserasi dilakukan selama 3 x 5 hari, perkolasi dilakukan selama 2 hari pada suhu ruangan, dan soxhletasi dilakukan selama 6 jam, pada suhu 800C. Pelarut yang digunakan untuk proses ekstraksi adalah metanol. Hasil ekstraksi memperoleh ekstrak dengan nilai rendemen dari metode maserasi, perkolasi dan soxhletasi berturut-turut sebesar 1,71%; 1,55% dan 1,50% b/b. Hasil uji antioksidan dengan pereaksi DPPH menunjukan nilai persen % inhibisi pada konsentrasi sampel (ppm) 200,160, 120, 80, 40 ppm dengan nilainya pada sampel ekstrak maserasi berturut-turut adalah 82,4; 74,17; 68,08; 57,71; 53,31%, sampel ekstrak perkolasi berturut – turut 80,33; 73,21; 67,04; 60,01; 52,17% sedangkan untuk sampel ekstrak soxhletasi berturut – turut 78,43; 73,17; 64,88; 58,74; 51,31%. Persamaan regresi linear untuk kurva konsentrasi digunakan untuk mendapatkan intensitas aktivitas antioksidan berupa IC50 dengan nilai ekstrak maserasi diperoleh 21,38 ppm, untuk ekstrak perkolasi 24,85 ppm dan ekstrak soxhletasi 31,05 ppm. Hasil perhitungan IC50 menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada ekstrak hasil maserasi, dilanjutkan ekstrak hasil perkolasi dan ekstrak hasil soxhletasi. Semua ekstrak memberikan aktivitas antioksidan yang bernilai sangat kuat.