Mei Maemunah
Fakultas Ekonomi Sosial dan Universitas Amikom Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENANGGULANGAN PROGRAM STUNTING DITINJAU DARI EFEKTIVITAS FORUM REMBUG STUNTING SEBAGAI INSTRUMEN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN STUNTING DI KALURAHAN GAYAMHARJO Vinsensius David Nugraha; Mei Maemunah
TheJournalish: Social and Government Vol. 7 No. 3 (2026): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v7i3.1131

Abstract

Stunting masih menjadi persoalan kesehatan nasional yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Pemerintah Republik Indonesia menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai agenda prioritas melalui pengembangan Forum Rembug Stunting sebagai ruang musyawarah partisipatif hingga tingkat kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Forum Rembug Stunting sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan stunting di Kalurahan Gayamharjo. Analisis dilakukan menggunakan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn yang meliputi ketepatan, responsivitas, efektivitas, kecukupan, dan pemerataan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Forum Rembug Stunting memiliki indikasi efektivitas dalam memperkuat kapasitas kolektif masyarakat melalui mekanisme bottom-up. Forum tersebut menyediakan ruang partisipatif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengoptimalkan intervensi program berdasarkan kerentanan wilayah. Selain itu, terdapat tren penurunan jumlah kasus stunting secara bertahap, meskipun penurunan tersebut tidak dapat diatribusikan secara tunggal kepada keberadaan Forum Rembug Stunting. KeberlanjutStunting merupakan masalah nasional yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini menganalisis efektivitas Forum Rembug Stunting sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan stunting di Kalurahan Gayamharjo menggunakan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan forum ini efektif sebagai ruang partisipatif bottom-up yang memperkuat kolaborasi lintas sektor dan mengoptimalkan intervensi berbasis kebutuhan lokal. Terdapat tren penurunan kasus stunting, meski tidak teratribusi secara tunggal pada forum ini. Keberlanjutan program masih terkendala kapasitas fiskal desa, beban kerja kader, daya beli masyarakat, dan kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas fiskal kalurahan, integrasi pemberdayaan ekonomi keluarga berisiko, peningkatan kapasitas kader, serta edukasi berkelanjutan guna menjamin keberlanjutan intervensi stunting.an program masih menghadapi kendala kapasitas fiskal desa dan hambatan kultural-ekonomi terkait perilaku hidup bersih dan sehat.