Anastasia Ratnawati Biromo
Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KORELASI SPEARMAN ANTARA TEKANAN DARAH, WAIST HIP RATIO, TRIGLISERIDA DAN HIGH DENSITY LIPOPROTEIN TERHADAP STRES, DEPRESI, DAN CEMAS PADA DEWASA Anastasia Ratnawati Biromo; Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh; Alexander Halim Santoso
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis (IN PRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v6i1.37338

Abstract

Latar Belakang: Gangguan psikologis seperti stres, depresi, dan kecemasan banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk status metabolik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi korelasi Spearman antara tekanan darah, waist-hip ratio (WHR), trigliserida, dan high-density lipoprotein (HDL) terhadap stres, depresi, dan cemas pada populasi dewasa. Metode: Penelitian observasional potong lintang ini dilaksanakan pada November 2024 hingga April 2025 di Kelurahan Cengkareng Timur, Grogol, dan Tebet, Jakarta. Sebanyak 256 responden dewasa berusia ≥18 tahun diikutsertakan dengan metode consecutive sampling. Pengukuran kondisi psikologis dilakukan menggunakan DASS-42. Parameter yang dikaji meliputi tekanan darah sistolik dan diastolik, WHR, kadar trigliserida, dan HDL. Uji Kolmogorov-Smirnov digunakan untuk menguji normalitas data, kemudian analisis korelasi Spearman diterapkan dengan tingkat signifikansi p<0.05. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari Universitas Tarumanagara dengan nomor registrasi yang sesuai, dan seluruh partisipan memberikan persetujuan tertulis melalui informed consent sebelum berpartisipasi. Hasil: Ditemukan korelasi negatif yang lemah namun signifikan antara tekanan darah sistolik dan diastolik dengan skor depresi (r=-0.144; p=0.021 dan r=-0.128; p=0.041), serta antara tekanan diastolik dengan stres (r=-0.133; p=0.034). WHR, trigliserida, dan HDL tidak menunjukkan korelasi signifikan dengan stres, depresi, maupun cemas (p>0.05). Kesimpulan: Tekanan darah memiliki hubungan lemah namun signifikan dengan beberapa gejala psikologis, sementara WHR, trigliserida, dan HDL tidak menunjukkan korelasi yang bermakna. Hasil ini menunjukkan bahwa kontribusi faktor metabolik terhadap stres, depresi, dan cemas pada dewasa cenderung minimal.