Sebagai hunian jangka Panjang, panti wreda juga memberikan fasilitas kesehatan bagi lansia yang menghuninya. Indikator kualitas layanan panti wreda adalah kepuasan lansia pada panti tersebut yang dipengaruhi oleh kemampuan layanan dan komunikasi stafnya. Tujuan penelitian ini adalah menguji validitas dan reliabilitas kuesioner kepuasan lansia yang menggunakan tiga instrumen, yaitu kuesioner kualitas layanan (SERVQUAL), kemampuan komunikasi (Communication Assessment Tool/ CAT) dan tingkat kepuasan pasien (Patient Satisfaction Questionnaire Short Form-18/ PSQ-18), yang diterjemahkan dan diadaptasi pada konteks panti wreda di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif terhadap 20 responden lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (STW) Cibubur, Jakarta Timur. Metode: Data dianalisis menggunakan perangkat lunak JASP dengan analisis korelasi Pearson untuk Uji validitas menggunakan 3 cara, yaitu analisis berdasarkan item pertanyaan, faktor (subscale), dan keseluruhan sedangkan Uji reliabilitas dilakukan menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil: Uji validitas menunjukkan sebagian besar item valid. Pada analisis berdasarkan item pertanyaan didapatkan satu item (Q8) tidak valid (r = 0,319; p = 0,170), namun pertanyaan ini menjadi valid pada analisis per faktor (r = 0,722; p < 0,001). Seluruh faktor (kualitas layanan, komunikasi staf, dan kepuasan lansia) menunjukkan validitas yang sangat baik (p < 0,001). Pada uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s α yang sangat tinggi, yaitu 0,991 untuk keseluruhan instrumen, 0,980 untuk faktor kualitas layanan, 0,987 untuk komunikasi staf, dan 0,988 untuk kepuasan lansia. Kesimpulan: Kuesioner kepuasan lansia yang diuji memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, terutama pada tingkat faktor. Instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur kepuasan lansia di panti wreda dan fasilitas pelayanan lansia lainnya di Indonesia.