Kumala Dewi Darmawi
Bagian Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KORELASI TINGKAT SELF-ESTEEM DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2024 Muthiah Aisah Razana; Kumala Dewi Darmawi
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis (IN PRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v6i02.38163

Abstract

Mahasiswa kedokteran rentan mengalami masalah kesehatan mental karena masa studi yang panjang dan beban akademik yang berat dapat menimbulkan stres berlebihan. Salah satu faktor psikologis yang berkaitan dengan stres adalah self-esteem, yaitu penilaian individu terhadap nilai dan kemampuan dirinya. Self-esteem yang tinggi berperan sebagai faktor protektif dalam menghadapi tekanan akademik maupun sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara self-esteem dan stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2024. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner Rosenberg Self-esteem Scale dan Perceived Stress Scale-10 versi Bahasa Indonesia secara daring. Sebanyak 100 mahasiswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman karena kedua variabel tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki self-esteem sedang (81%) dan stres sedang (75%). Pada kelompok self-esteem rendah, 86,7% responden mengalami stres sedang dan 13,3% mengalami stres berat, serta tidak ada yang mengalami stres ringan. Pada kelompok self-esteem tinggi, 25,0% responden mengalami stres ringan dan 75,0% mengalami stres sedang, serta tidak ada yang mengalami stres berat. Uji korelasi Spearman menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,590 dengan nilai p < 0,001, yang menunjukkan korelasi negatif dengan kekuatan sedang antara self-esteem dan stres. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat korelasi negatif yang signifikan antara self-esteem dan stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2024. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan self-esteem dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan stres dan pengembangan program dukungan psikologis bagi mahasiswa.