Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkawinan Di Bawah Tangan Sebagai Mekanisme Pengendalian Hak Atas Tanah Keluarga: Kerentanan Hak Anak Dalam Praktik Agraria Sufrianto Y. Hanapi; Suharti
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i1.2067

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik perkawinan di bawah tangan sebagai mekanisme pengendalian hak atas tanah dalam keluarga agraris serta dampaknya terhadap kerentanan hak anak. Penelitian dilakukan di Kabupaten Gorontalo dengan pendekatan hukum empiris melalui wawancara dan analisis praktik agraria keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan di bawah tangan tidak hanya dipengaruhi faktor sosial dan keagamaan, tetapi juga digunakan sebagai strategi untuk menghindari konsekuensi hukum agraria, khususnya dalam pembagian dan pewarisan tanah. Praktik ini melemahkan kedudukan anak sebagai subjek hukum agraria karena keterbatasan administratif dalam sistem pendaftaran tanah yang bersifat formalistik. Anak dari perkawinan tidak tercatat cenderung tereksklusi dari penguasaan dan pewarisan tanah keluarga. Penelitian ini menegaskan perlunya integrasi antara hukum keluarga dan hukum agraria untuk menjamin perlindungan hak anak dan mewujudkan keadilan agraria dalam lingkup keluarga.
DIGITAL LEADERSHIP, ORGANIZATIONAL LEARNING, AND EDUCATIONAL INNOVATION: A MULTILEVEL ANALYSIS OF UNIVERSITY PERFORMANCE IN THE DIGITAL ERA Mohamad Shabri Hatlah; Muh. Arif; Suharti; Ibnu Rawandhy N. Hula
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 13 No 3 (2025): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v13i3.7769

Abstract

The development of digital technology is driving significant transformation in higher education management, particularly in aspects of leadership, organizational learning, and educational innovation. This study aims to analyze the influence of digital leadership and organizational learning on educational innovation and its implications on university performance through a multilevel approach. The study used a quantitative approach with an explanatory design, involving 178 respondents consisting of lecturers and education staff at Ichsan Gorontalo Utara University. Data was collected through a Likert scale questionnaire and analyzed using SEM-PLS with the help of SmartPLS 4.0 and supported by multilevel analysis. The results showed that digital leadership had a significant effect on organizational learning (β = 0.66; t = 8.12; p < 0.001), organizational learning had a significant effect on educational innovation (β = 0.59; t = 7.45; p < 0.001), and educational innovation had a significant effect on university performance (β = 0.63; t = 8.01; p < 0.001). In addition, educational innovation was shown to partially mediate the relationship between digital leadership and institutional performance (β = 0.40; t = 6.32; p < 0.001). The results of the multilevel analysis showed an ICC value of 0.19–0.23 which indicates a significant influence between organizational levels. This study concludes that digital transformation in higher education requires the integration of digital leadership, organizational learning, and educational innovation in a systemic manner to improve institutional performance.