Mujib Ridlwan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGELOLAAN PROGRAM TAHFIDZ ALQURAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI HAFALAN Fatma Nabila; Siti Fatimah; Mujib Ridlwan
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 02 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan program tahfidz Alquran dalam meningkatkan motivasi hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan 1) bagaimana pengelolaan program tahfidz Alquran dalam meningkatkan motivasi hafalan di Pondok Pesantren Al Hikmah Tuban, 2) faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan program tahfidz Alquran dalam meningkatkan motivasi hafalan di Pondok Pesantren Al Hikmah Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah ketua pondok, ketua program tahfidz, asatidzah, santri tahfidz, warga sekitar pondok pesantren. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan program tahfidz Alquran meliputi: perencanaan (Perencanaan diterapkan dalam bentuk agenda kegiatan seperti setoran, murojaah, deres Alquran dan agenda lainnya yang telah terstruktur. Pengorganisasian (Kepengurusan tahfidz di sini masih bernaung pada kepengurusan pondok pesantren Al Hikmah Banat). Pelaksanaan (pelaksanaan program tahfidz di sini dengan melaksanakan program harian, mingguan, dan majlisan). Pengawasan (dilakukan dengan pemberian teguran, sanksi, dan motivasi). Evaluasi (melakukan musyawarah setiap satu minggu sekali dengan ketua pondok pesantren banat yang berisi evaluasi kegiatan yang kurang berjalan dan pemberian motivasi. Dampak pengelolaan tersebut bagi santri adalah dapat memiliki kualitas hafalan Alquran yang baik, sedangkan bagi lembaga adalah lebih berkembangnya pondok pesantren. Faktor pendukung program tahfidz adalah keseehatan, motivasi internal dan eksternal, dukungan keluarga. Faktor penghambatnya adalah malas, putus asa, kurangnya pengetahuan metakognitif
STRATEGI PEMASARAN LEMBAGA PENDIDIKAN BERBASIS MEDIA SOSIAL DALAM MENDORONG KUANTITAS PESERTA DIDIK DI MA ASSALAM BANGILAN Adib Rianto; Mujib Ridlwan
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 2 No 01 (2024): Tadbir :
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/20

Abstract

Media sosial dalam pemasaran lembaga pendidikan adalah bentuk kemajuan teknologi yang memungkinkan informasi tersebar lebih luas. Persaingan antar lembaga membuat pengembangan strategi pemasaran yang efektif menjadi penting, salah satunya melalui penggunaan media sosial. Lembaga pendidikan dapat mencapai tujuan pemasaran mereka dengan memanfaatkan konsep pemasaran media sosial dan memungkinkan program-program yang direncanakan terwujud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi pemasaran lembaga pendidikan berbasis media sosial dalam mendorong kuantitas peserta didik di MA Assalam serta efektivitas penggunaan media sosial dalam mendorong kuantitas siswa di MA Assalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data. Sumber data diperoleh dari berbagai responden seperti waka humas, koordinator tim medsos dan anggota tim medsos. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji kredibilitas data, digunakan triangulasi sumber dan triangulas teknik. Data yang diperoleh diolah melalui kondensasi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: (1) strategi penggunaan media sosial dalam mendorong kuantitas peserta didik di MA Assalam dengan menggunakan youtube, instagram, tiktok facebook dan memanfaatkan tren di media sosial serta menggunakan konsep pemasaran (product, price, place dan promotion). (2) efektivitas penggunaan media sosial dalam mendorong kuantitas peserta didik di MA Assalam. (indikator efektivitas penggunaan media sosial yang digunakan yaitu trafik, jangkauan dan konversi peserta didik). Hasilnya, penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran di MA Assalam.telah meningkatkan jumlah peserta didik baru pada tahun 2022 sebanyak 15%, tahun 2023 sebanyak 27% didik dan tahun 2024 menurun 18% dari tahun sebelumnya. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi tentang MA Assalam dan memperluas pangsa pasar lembaga tersebut.