Nurlathifah Thulfitrah B
Institut Agama Islam Negeri Kendari, Kota Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SD NEGERI 4 BUTON Lina Hardianti; Sahaludin Sahaludin2; Nurlathifah Thulfitrah B
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 5: September 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD 4 Negeri Buton. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara untuk memperoleh informasi mengenai proses penerapan metode demonstrasi, aktivitas peserta didik, serta kendala yang dihadapi selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi dilaksanakan melalui tujuh tahapan, yaitu perencanaan, kegiatan pendahuluan, pemberian penjelasan awal, demonstrasi oleh guru, praktik peserta didik, evaluasi dan umpan balik, serta penutup. Penerapan metode demonstrasi membantu peserta didik memahami materi yang bersifat praktik, seperti wudu dan salat, melalui kegiatan mengamati dan mempraktikkan secara langsung materi yang diajarkan. Metode ini juga meningkatkan keaktifan, motivasi belajar, keterampilan praktik ibadah, serta minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi guru, yaitu keterbatasan waktu pembelajaran, keterbatasan sarana dan prasarana, serta perbedaan kemampuan peserta didik. Secara keseluruhan, metode demonstrasi memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih bermakna, interaktif, dan berpusat pada peserta didik sehingga dapat meningkatkan pemahaman serta keterampilan praktik keagamaan peserta didik di SD Negeri 4 Buton.
PENERAPAN METODE CERAMAH PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTsN 4 BUTON TENGAH Widyawati Widyawati; Ajin Ajin; Nurlathifah Thulfitrah B
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 5: September 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode ceramah pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTsN 4 Buton Tengah, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan faktor penghambat penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ceramah telah dilaksanakan dengan baik melalui empat tahapan, yaitu persiapan, penyampaian materi, interaksi, dan evaluasi. Guru menyampaikan materi secara sistematis, memanfaatkan media pembelajaran, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, serta melakukan evaluasi melalui tanya jawab dan pemberian tugas. Keberhasilan penerapan metode ceramah didukung oleh kompetensi guru, ketersediaan media pembelajaran, lingkungan madrasah yang kondusif, dan karakteristik materi Pendidikan Agama Islam. Adapun faktor penghambat meliputi menurunnya konsentrasi peserta didik, kurangnya interaksi dua arah, perbedaan kemampuan belajar, serta munculnya rasa bosan akibat penggunaan metode ceramah secara monoton. Oleh karena itu, metode ceramah perlu dipadukan dengan strategi pembelajaran yang lebih interaktif agar proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi lebih efektif.