Laila Alzimah
Institut kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Remaja Tentang Anemia dan Kesehatan Reproduksi di SD IT Diniyah Pekanbaru Laila Alzimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 4 No 1 (2026): ABDINUSA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Usada Bali
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v4i1.626

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial secara cepat sehingga memerlukan perhatian khusus terhadap status kesehatan, terutama terkait anemia dan kesehatan reproduksi. Anemia pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan dapat berdampak pada konsentrasi belajar, pertumbuhan, serta kesehatan reproduksi di masa depan. Selain itu, pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi masih terbatas karena kurangnya informasi yang benar dan sesuai usia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia dan kesehatan reproduksi melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi interaktif dengan media presentasi PowerPoint. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 07 November 2025 di SD IT Diniyah Pekanbaru dengan sasaran siswi kelas V sebanyak 15 orang. Materi yang diberikan meliputi pengertian anemia, gejala, dampak anemia terhadap kesehatan dan kesehatan reproduksi, cara pencegahan anemia, serta cara menjaga kesehatan organ reproduksi. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab secara lisan untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan, sehingga menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai anemia dan kesehatan reproduksi. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja untuk menerapkan perilaku hidup sehat serta mencegah anemia sejak dini.
Penyuluhan Remaja Tentang Anemia dan Kesehatan Reproduksi di SD IT Diniyah Pekanbaru Laila Alzimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 4 No 1 (2026): ABDINUSA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Usada Bali
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v4i1.626

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial secara cepat sehingga memerlukan perhatian khusus terhadap status kesehatan, terutama terkait anemia dan kesehatan reproduksi. Anemia pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan dapat berdampak pada konsentrasi belajar, pertumbuhan, serta kesehatan reproduksi di masa depan. Selain itu, pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi masih terbatas karena kurangnya informasi yang benar dan sesuai usia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia dan kesehatan reproduksi melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi interaktif dengan media presentasi PowerPoint. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 07 November 2025 di SD IT Diniyah Pekanbaru dengan sasaran siswi kelas V sebanyak 15 orang. Materi yang diberikan meliputi pengertian anemia, gejala, dampak anemia terhadap kesehatan dan kesehatan reproduksi, cara pencegahan anemia, serta cara menjaga kesehatan organ reproduksi. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab secara lisan untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan, sehingga menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai anemia dan kesehatan reproduksi. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja untuk menerapkan perilaku hidup sehat serta mencegah anemia sejak dini.