Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Hipertensi Menggunakan Metode Cerdik (Ceramah dan Diskusi) di Kelurahan Ganti: Pengabdian Masyarakat Basri; Rifka Adilla; Amia Armita; Fifi Febi Febiola Lauwa; Julia Angraini Pas; Laura Lawrensa Taruangi; Apriyani Adipu; Abdul Arafat; Gray Puspa Enjelis; Ali Akbar S Mbia; Sri Warni A. Djaana; Veronicha Septiyani Blake; Sariti; Sindi Auliya; Fajrah; Sri Mulyani
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/witara.v1i2.65

Abstract

Hypertension is a major non-communicable disease and a leading risk factor for cardiovascular disorders, stroke, and kidney failure. Lack of public awareness and knowledge often hinders prevention and management efforts. This study evaluated the effectiveness of health education through lectures and group discussions in improving community knowledge about hypertension in Ganti Village, Banawa District, Donggala. A cross-sectional design with 17 participants was applied. Educational materials were delivered using leaflets and followed by interactive discussions. Knowledge was assessed using pre- and post-test questionnaires. The results showed a significant increase in knowledge: before the intervention, 64.7% had good knowledge, 29.4% moderate, and 5.9% poor; after counseling, all participants (100%) demonstrated good knowledge. These findings highlight that counseling with structured materials and active participation is effective in enhancing community understanding of hypertension. Continuous health education is recommended to support sustainable hypertension prevention and control.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Hipertensi Menggunakan Metode Cerdik (Ceramah dan Diskusi) di Kelurahan Ganti: Pengabdian Masyarakat Basri; Rifka Adilla; Amia Armita; Fifi Febi Febiola Lauwa; Julia Angraini Pas; Laura Lawrensa Taruangi; Apriyani Adipu; Abdul Arafat; Gray Puspa Enjelis; Ali Akbar S Mbia; Sri Warni A. Djaana; Veronicha Septiyani Blake; Sariti; Sindi Auliya; Fajrah; Sri Mulyani
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/witara.v1i2.65

Abstract

Hypertension is a major non-communicable disease and a leading risk factor for cardiovascular disorders, stroke, and kidney failure. Lack of public awareness and knowledge often hinders prevention and management efforts. This study evaluated the effectiveness of health education through lectures and group discussions in improving community knowledge about hypertension in Ganti Village, Banawa District, Donggala. A cross-sectional design with 17 participants was applied. Educational materials were delivered using leaflets and followed by interactive discussions. Knowledge was assessed using pre- and post-test questionnaires. The results showed a significant increase in knowledge: before the intervention, 64.7% had good knowledge, 29.4% moderate, and 5.9% poor; after counseling, all participants (100%) demonstrated good knowledge. These findings highlight that counseling with structured materials and active participation is effective in enhancing community understanding of hypertension. Continuous health education is recommended to support sustainable hypertension prevention and control.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 1 SARJO Amia Armita; Waode Fitrah Sari; Mohamad Fikriyanto H. Kilo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i3.62311

Abstract

Dismenore atau nyeri haid merupakan masalah umum pada remaja putri yang dapat mengganggu aktivitas belajar. Kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender merupakan salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan intensitas dismenore. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender terhadap intensitas dismenore pada remaja putri di SMK Negeri 1 Sarjo. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Populasi penelitian terdiri atas 44 remaja putri kelas X dan XI di SMK Negeri 1 Sarjo, dengan sampel sebanyak 10 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Intensitas dismenore diukur menggunakan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan pretest intervensi dismenore 6 siswi (60%) mengalami nyeri ringan dan 4 siswi (40%) mengalami nyeri sedang, posttest menunjukkan 2 siswi (20%) tidak nyeri, 7 siswi (70%) nyeri ringan dan 1 siswi (10%) nyeri sedang. Dari hasil uji statistik paired sample t-test didapatkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Terdapat pengaruh pemberian kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri di SMK Negeri 1 Sarjo.