Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Moderasi Kepemilikan Institusional dalam Pengaruh Koneksi Politik Terhadap Kualitas Audit Novita Dwi Damayanti; Nur Azizah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 5: Juli 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i5.11185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara koneksi politik terhadap kualitas audit dan peran kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini menggunakan 117 perusahaan pertambangan selama tahun 2020-2022. Hasil studi menunjukkan bahwa kualitas audit tidak dipengaruhi oleh koneksi politik. Namun, Perusahaan yang terkoneksi politik dengan kepemilikan saham insitusi memiliki kualitas audit yang baik.
Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Kas Pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Berbasis Business Process Modelling And Notation Nur Azizah; Novita Dwi Damayanti; Sugianto Sugianto
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 5: Juli 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i5.11186

Abstract

UMKM Halwa Indo Raya Jombang merupakan usaha pengolahan buah salak yang masih menggunakan sistem pencatatan penerimaan kas secara manual tanpa pemisahan tugas yang jelas. Permasalahan ini menimbulkan risiko kesalahan pencatatan dan ketidakakuratan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem informasi akuntansi penerimaan kas yang diterapkan serta merancang sistem baru menggunakan pendekatan Business Process Modelling and Notation (BPMN). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang dengan BPMN mampu memperjelas alur pencatatan, memisahkan antara kas yang telah diterima dan piutang, serta menyajikan laporan keuangan yang lebih akurat dan sesuai dengan SAK EMKM. Flowchart sistem membantu memperkuat pengendalian internal dan meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan sistem pencatatan terstruktur bagi UMKM untuk mendukung keberlanjutan dan profesionalisme usaha.
Pengaruh Carbon Emission Disclosure, Profitabilitas dan Komite Audit Terhadap Kualitas Laba Novita Dwi Damayanti
Jurnal Akutansi Manajemen Ekonomi Kewirausahaan (JAMEK) Vol 6 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jamek.v6i1.2542

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara carbon emission disclosure, profitabilitas dan komite audit terhadap kualitas laba. Penelitian ini menggunakan model penelitian kuantitatif dengan jenis data berasal dari laporan keuangan perusahaan konstruksi tahun 2022-2024 yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel yang digunakan sejumlah 62 perusahaan yang diperoleh menggunakan Teknik purposive sampling. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda melalui olah data SPSS. Hasil studi menunjukkan bahwa variabel carbon emission disclosure dan komite audit tidak memiliki pengaruh apapun terhadap kualitas laba. Di sisi lain, variabel profitabilitas memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap kualitas laba.
Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM): Studi Kasus pada Kedai Mie Jebew X Seblak Prasmanan 22 Kota Kediri Novita Dwi Damayanti; Intifada Sekar Kausar
Bursa : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jeb.v5i2.2158

Abstract

Kajian ini berfokus pada penyusunan laporan keuangan yang mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Kedai Mie Jebew X Seblak Prasmanan 22 Kota Kediri. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa pencatatan keuangan masih dilakukan secara sederhana dan belum menyajikan informasi mengenai aset, liabilitas, pendapatan, beban dan laba usaha secara sistematis. Berdasarkan data yang diperoleh, penelitian ini berhasil melakukan penyusunan terkait laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan catatan atas laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM. Studi ini memberikan kontribusi berupa penyusunan model laporan keuangan berbasis SAK EMKM yang dapat menjadi acuan bagi UMKM yang belum memiliki laporan keuangan sesuai standar.  Penerapan SAK EMKM dalam pelaporan keuangan diharapkan mampu memperkuat pengelolaan usaha, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih baik untuk keberlanjutan bisnis ke depan.   This study focuses on the preparation of financial statements in accordance with the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM) at Kedai Mie Jebew X Seblak Prasmanan 22, Kediri City. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through interviews and documentation. The findings indicate that the business maintains only simple financial records, which do not systematically present information on assets, liabilities, revenues, expenses, and business profit. Based on the collected data, this study successfully prepared financial statements comprising the statement of financial position, income statement, and notes to the financial statements in compliance with SAK EMKM. The study contributes by providing a SAK EMKM-based financial reporting model that can serve as a practical reference for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) that have not yet implemented standardized financial reporting. The implementation of SAK EMKM is expected to strengthen financial management practices, enhance transparency and accountability, and support more effective decision-making to ensure long-term business sustainability.