This Author published in this journals
All Journal Psikologi Prima
Liana Mailani
Fakultas Psikologi dan Pendidikan Universitas Al-Azhar Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RELATIONSHIP OF BIG FIVE PERSONALITY WITH DECISION TAKING CHOOSE SCHOOL DEPARTMENTS IN THE NETWORK COMPUTER TECHNICAL DEPARTMENT IN THE FACTORY VOCATIONAL SCHOOL Liana Mailani
Psikologi Prima Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v2i2.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian Big Five dengan pengambilan keputusan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah kepribadian Big Five (Etraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticsm¸dan Openness to New Eperience) disini dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan memilih sekolah kejuruan di SMK Pabaku. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMK Pabaku sebanyak 85 orang yang dipilih dengan metode Sampling Jenuh. Data diperoleh dari skala untuk mengukur kepribadian Big Five dan pengambilan keputusan memilih Jurusan di SMK. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas sebaran dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisa Regresi berganda melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,682 dengan p sebesar 0,002 (p < 0,05). Ini menunjukkan bahwa kepribadian Big Five dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan dengan sumbangan yang diberikan kepribadian Big Five terhadap pengambilan keputusan adalah sebesar 29,8 persen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari kelima kepribadian Big Five yang memiliki korelasi positif dan signifikan adalah pada dimensi Openness to New Experience dengan sumbangan yang diberikan dimensi Openness to New Experience terhadap pengambilan keputusan adalah sebesar 17,1% dan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis kepriban kepribadian Big Five (Etraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticsm¸dan Openness to New Eperience) disini dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan memilih sekolah Tehnik Komputer Jaringan di SMK Pabaku dapat diterima.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA DALAM PENGELOLAAN KELAS DENGAN KEDISIPLINAN PADA SISWA SMK PABAKU Liana Mailani
Psikologi Prima Vol. 3 No. 2 (2020): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v3i2.1250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara persepsi siswa tentang manajemen kelas dan disiplin siswa SMK Pabaku. Hipotesis dari penelitian ini adalah bahwa ada korelasi positif antara persepsi siswa tentang manajemen kelas dan disiplin mereka. Hal ini diasumsikan bahwa persepsi siswa yang lebih positif dari manajemen kelas adalah, disiplin yang lebih tinggi akan mereka. Sebaliknya, semakin negatif persepsi mereka terhadap manajemen kelas, semakin sedikit disiplin mereka. Mata pelajaran penelitian ini adalah 155 siswa SMA SMK Pabaku. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling sederhana. Data diperoleh dari Skala Disiplin dan Skala Persepsi Siswa terhadap Manajemen Kelas. Perhitungan dilakukan dengan cara pengujian persyaratan analisis (asumsi pengujian) yang terdiri dari tes untuk normalitas distribusi dan hubungan linearitas tes. Data dianalisis dengan menerapkan formula korelasi produk moment melalui SPSS 20 untuk Windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa koefisien korelasi adalah 0,605 dengan nilai p 0,000 (p &lt;0,05). Ini menunjukkan ada korelasi positif antara persepsi siswa tentang manajemen kelas dengan disiplin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi persepsi siswa terhadap manajemen ruang kelas untuk disiplin adalah 59,1 persen, dan sisanya 49,9 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diperiksa. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan hubungan positif antara persepsi siswa tentang manajemen kelas dengan disiplin, dapat diterima.