Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan metode forward chaining dalam mendiagnosa penyakit balita Rebecca Irene Rolos; Vera Wijaya; Unknown Allwine; Lusianna Aritonang; Aliazer Hutapea
Jurnal Sains dan Teknologi Widyaloka (JSTekWid) Vol. 1 No. 1 (2022): Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children under the age of five (toddlers) are susceptible to disease. This is because the body's immune system is not strong enough to deal with viruses or germs from outside. Various types of diseases can attack the child's body so that parents need to be careful in seeing the child's health condition. research conducted by the Indonesian government or health problems that attack children under five still revolve around perinatal disorders, infectious diseases, and malnutrition. under-five mortality in Indonesia. Based on this case, in this study a system was created that can find out the toddler's disease based on the symptoms experienced and the disease will show the results of the symptom diagnosis. Identification of children's diseases in this study using the Forward Chaining method. This method is the right way to detect a disease, so users don't need to guess the disease suffered by the child because the system will provide answers based on existing facts. With the construction of this system, it is hoped that it will help parents to find out the symptoms of the disease suffered in toddlers and become an alternative for first aid.
Pemanfaatan metode fuzzy mamdani dalam deteksi penyakit manusia melalui gejala dan pola Febby Angelica Br.Kaban; Unknown Allwine; Reza Alamsyah; Rini Sianturi; Kevin Tambunan
Jurnal Sains dan Teknologi Widyaloka (JSTekWid) Vol. 1 No. 1 (2022): Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi didalam bidang kesehatan yang digunakan untuk meningkatkan akses pelayanan yang baik kepada masyarakat dalam pendeteksian suatu penyakit sangat berperan. Maka dari hal tersebut penelitian tentang pediagnosaan suatu penyakit ini dikarenakan mengingat hal dimana saat ini merupakan masa pandemi covid-19 alangkah baiknya mengurangi pertemuan secara langsung dan menghindari kerumunan guna memutuskan rantai penyebaran virus covid-19. Disisi lain mengingat bahwa ahli atau pakar memiliki keterbatasan waktu dalam hal berkonsultasi sehingga pasien tidak dapat berkonsultasi pada saat kapan diperlukan. Sistem Pakar ini dikembangkan dengan metode Fuzzy Mamdani. Hasil Akhir dari penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode fuzzy Mamdani dapat membantu pengguna dalam hal mendeteksi penyakit berdasarkan gejala yang timbul dan pola hidup dan memberikan hasil diagnosa untuk tindakan lanjut medis.
Pemanfaatan metode forward chaining dalam diagnosa penyakit mata manusia Purnama Melani Anselma Br Hutahayan; Unknown Allwine; Vera Wijaya; Unknown Syafriodin; Muhammad Zamri
Jurnal Sains dan Teknologi Widyaloka (JSTekWid) Vol. 1 No. 1 (2022): Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata merupakan salah satu Organ Tubuh terpenting bagi Manusia yang berfungsi untuk melihat, serta dapat mendeteksi cahaya yang masuk dan mengubahnya menjadi reaksi Impuls Elektrokimia atau bisa dikatakan penghantar gelombang listrik pada mata. Rusaknya mata sering dialami pada anak usia Remaja, dampaknya mereka harus menggunakan Kacamata sebagai alat pembantu Penglihatan mereka. Banyak yang tidak menyadari gejala – gejala awal pada penyakit mata, tanpa disadari mara merupakan Organ Tubuh yang cukup sensitif akan tetapi jarang diperhatikan oleh Manusia. Salah satu yang menjadi faktor kendala untuk melakukan pemeriksaan pada mata ialah karna mahalnya biaya lalu enggan datang ke Rumah Sakit. Solusi dalam revolusi 4.0 yaitu dibangunnya sebuah Sistem Pakar tentang mendiagnosa penyakit mata dengan menggunakan metode Forward Chaining pada manusia yang bertujuan agar mempermudah, bagaimana caranya memeriksa mata agar lebih efektif dan efisien dengan dilakukan secara Digital