Transformasi digital pada rantai pasok pertanian mendorong kebutuhan akan sistem pengelolaan biaya produksi yang lebih transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, praktik pencatatan biaya yang masih terfragmentasi serta keterbatasan keterlacakan informasi menyebabkan transparansi biaya produksi belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Integrasi Cost Accounting dan Implementasi Blockchain terhadap Transparansi Biaya Produksi pada rantai pasok pertanian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin terhadap 220 responden yang terdiri atas pelaku rantai pasok pertanian, meliputi petani, koperasi, distributor, perusahaan agribisnis, dan industri pengolahan. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), dan koefisien determinasi (Adjusted R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Integrasi Cost Accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap Transparansi Biaya Produksi. Implementasi Blockchain juga memberikan pengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi yang lebih besar dibandingkan Integrasi Cost Accounting. Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap Transparansi Biaya Produksi dengan kemampuan model menjelaskan variasi variabel dependen sebesar 51,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa sinergi antara sistem akuntansi biaya yang terintegrasi dan teknologi blockchain mampu meningkatkan akurasi pencatatan, keamanan data, keterlacakan transaksi, akuntabilitas, serta keterbukaan informasi biaya produksi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian akuntansi digital dan manajemen rantai pasok serta menjadi dasar bagi organisasi agribisnis dalam mengembangkan sistem pengelolaan biaya yang lebih transparan, efisien, dan berkelanjutan.