Anthony Anthony
Universitas Pelita Harapan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika dan Arah Baru Penelitian Komunikasi Digital di Era Transformasi Digital Anthony Anthony
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i3.7892

Abstract

Transformasi digital telah mengubah secara mendasar lanskap komunikasi manusia dan menempatkan komunikasi digital sebagai bidang kajian yang semakin strategis dalam penelitian akademik. Pesatnya pertumbuhan publikasi di bidang ini menimbulkan tantangan dalam memahami struktur intelektual, dominasi tema, serta arah baru penelitian komunikasi digital secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika dan arah baru penelitian komunikasi digital di era transformasi digital melalui pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari publikasi terindeks Scopus menggunakan Publish or Perish dan dianalisis dengan VOSviewer untuk memetakan jaringan ko-kemunculan kata kunci, kepadatan tema, dan perkembangan temporal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian komunikasi digital telah berkembang dari fokus pada adopsi teknologi dan penggunaan media menuju tema-tema yang lebih kompleks, seperti keterlibatan pengguna, dampak komunikasi digital, serta integrasi kecerdasan buatan dalam sistem komunikasi. Visualisasi jaringan mengungkap struktur intelektual yang semakin interdisipliner, sementara analisis temporal menunjukkan pergeseran menuju interaksi manusia–mesin sebagai arah baru penelitian. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi digital merupakan bidang kajian yang dinamis dan terus berevolusi seiring dengan transformasi digital, serta memberikan dasar konseptual bagi pengembangan agenda riset masa depan.
Tren Penelitian Komunikasi Digital di Era Transformasi Digital: Analisis Bibliometrik VOSviewer dan Publish or Perish Anthony Anthony
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i6.9700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan penelitian komunikasi digital pada era transformasi digital serta mengidentifikasi struktur pengetahuan, tema dominan, dan peluang penelitian di masa mendatang melalui pendekatan bibliometrik. Data penelitian berupa metadata publikasi ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish (PoP) dengan rentang publikasi tahun 2020–2026. Sebanyak 500 artikel ilmiah berhasil dihimpun dan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer melalui analisis co-occurrence kata kunci yang divisualisasikan dalam bentuk network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidang komunikasi digital mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan total 119.506 sitasi, h-index sebesar 194, dan g-index sebesar 322, yang mengindikasikan tingginya pengaruh ilmiah bidang tersebut. Analisis jaringan menunjukkan bahwa tema competency, digital maturity, communication skill, digital transformation strategy, governance, dan sustainability merupakan kata kunci yang paling dominan dan saling terhubung. Analisis overlay memperlihatkan adanya pergeseran fokus penelitian dari implementasi teknologi menuju pengembangan kapabilitas organisasi, keberlanjutan, dan ketahanan organisasi, sedangkan analisis density mengidentifikasi tema metaverse, artificial intelligence, higher education institution, dan supply chain resilience sebagai topik yang masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui pemetaan perkembangan ilmu komunikasi digital secara komprehensif serta menawarkan arah penelitian masa depan yang dapat menjadi rujukan bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dalam mengembangkan kajian komunikasi digital pada era transformasi digital.