Andry Arifian Rachman
Universitas Widyatama Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage terhadap Tax Avoidance dengan Sales Growth sebagai Variabel Moderasi Lelly Amalia; Andry Arifian Rachman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.17954

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan leverage terhadap tax avoidance dengan sales growth sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan 85 data observasi yang diperoleh dari 17 perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA) serta uji asumsi klasik berdasarkan metode BLUE (Best Linear Unbiased Estimator) melalui aplikasi EViews versi 13. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model estimasi terbaik dalam penelitian ini. Secara parsial, profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat keuntungan perusahaan maka semakin besar kecenderungan manajemen melakukan efisiensi beban pajak. Sebaliknya, likuiditas dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa pengelolaan arus kas dan penggunaan utang perusahaan lebih difokuskan pada kebutuhan operasional dibandingkan strategi penghindaran pajak. Hasil uji moderasi menunjukkan bahwa sales growth mampu memperkuat pengaruh positif profitabilitas terhadap tax avoidance, namun tidak dapat memoderasi hubungan likuiditas dan leverage terhadap tax avoidance. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap tax avoidance dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 17,87%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.