Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI MARKETING DAN PEMBUATAN KONTEN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DI POKDAKAN TANI MAKMUR Feby Wulandari Sembiring; Muhammad Irfan Sarif; Arip Muhridan; Irfan Abadi Saragih; Mhd Ihsan Abidi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.4945

Abstract

Abstract: The Makmur POKDAKAN Farmers Group is a business community that focuses on freshwater fish cultivation, especially catfish. So far, the sale of catfish has been the main source of income for most members of the farmer group. The sales method used is also still conventional, which can result in suboptimal income for members of the Makmur Farmers Group. So they are aware of the need for marketing strategies and the use of social media in developing their business. However, the problem faced by partners is that they have minimal information regarding marketing strategies and are confused about starting to create content, edit videos and manage social media to generate income. For this reason, this community service activity is important to be carried out for partners so that the PkM Team can share knowledge related to modern marketing strategies with digital technology and creative video making techniques to have a wide audience reach. The service method carried out by the PkM Team is in the form of training to partner members in marketing strategies through YouTube social media. The results of this service activity are that partner members can implement content creation practices and digital marketing strategies, this activity was also welcomed and given a positive response from members of the prosperous Pokdakan farmer group and they hope that this service activity will be carried out again in the future.      Keywords: catfish_cultivation; prosperous_farmer_groups; content_creation; income; marketing_strategy.  Abstrak: Kelompok Tani Makmur POKDAKAN merupakan komunitas pelaku usaha yang berfokus pada budidaya ikan air tawar khususnya ikan lele selama ini hasil penjualan ikan lele menjadi sumber utama pendapatan dari sebagian besar anggota kelompok tani metode penjualan yang digunakan juga masih bersifat konvensional dimana hal ini dapat berakibat pada tidak optimalnya pendapatan yang diperoleh anggota kelompok Tani Makmur, sehingga mereka sadar kan perlunya strategi marketing dan penggunaan media sosial dalam mengembangkan usaha mereka. Akan tetapi permasalahan yang dihadapi oleh mitra yakni mereka minim informasi terkait strategi marketing dan kebingungan dalam memulai membuat konten, editing video dan pengelolaan sosial media agar menghasilkan pendapatan. Untuk itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penting untuk dilakukan kepada mitra agar Tim PkM dapat sharing ilmu terkait strategi marketing modern dengan teknologi digital dan teknik kreatif pembuatan video hingga memiliki jangkauan audience yang luas. Metode pengabdian yang dilakukan oleh Tim PkM ini berupa pelatihan kepada anggota mitra dalam strategi marketing melalui media sosial youtube. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yakni anggota mitra dapat mengimplementasikan praktik pembuatan konten dan strategi digital marketing, kegiatan ini juga disambut baik dan diberikan respon positif dari anggota kelompok tani makmur pokdakan dan mereka berharap kegiatan pengabdian ini dilaksanakan kembali untuk kedepannya. Kata kunci: budidaya_ikan_lele; kelompok_tani_makmur; pembuatan_konten; pendapatan; strategi_marketing
ANALISIS DETEKSI FENOMENA BRAIN ROT PADA MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE RANDOM FOREST Feby Wulandari Sembiring; Arip Muhridan; Mhd Ihsan Abidi; Irfan Abadi Saragih; Khairul
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6080

Abstract

Abstract: The phenomenon of brain rot poses a serious threat to the decline of students' cognitive function due to excessive exposure to low-quality digital content. This study aims to analyze the severity of brain rot and identify the most dominant digital behavioral factors of this phenomenon among students. As a solution to predict the level of risk quantitatively, this study implemented a machine learning approach using the Random Forest Regressor method. Data were collected from 500 student respondents through observation and questionnaires covering variables such as scrolling duration, app switching, GPA, study time, and cognitive symptoms. The test results showed that the model has not achieved optimal performance with an R2-Score of -0.177, RMSE 35.41, and MAE 31.1661. The low accuracy was influenced by inconsistencies in input data units and weak feature correlation in capturing non-linear patterns in the dataset. The study concluded that although scrolling duration was identified as the main influencing factor, the Random Forest model experienced high bias (underfitting). Therefore, hyperparameter optimization and data quality improvement are needed for future use. Keyword: brainrot; students; machine learning; random forest regressor; digital behavior.     Abstrak: Fenomena brainrot (pembusukan otak) menjadi ancaman serius bagi penurunan fungsi kognitif mahasiswa akibat paparan konten digital yang berlebihan dan tidak berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keparahan brainrot serta mengidentifikasi faktor perilaku digital yang paling mendominasi fenomena tersebut pada kalangan mahasiswa. Sebagai solusi untuk memprediksi tingkat risiko secara kuantitatif, penelitian ini mengimplementasikan pendekatan machine learning dengan metode Random Forest Regressor. Data dikumpulkan dari 500 responden mahasiswa melalui observasi dan kuesioner yang mencakup variabel durasi scrolling, app switching, IPK, lama waktu belajar, dan gejala kognitif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model belum mencapai performa optimal dengan nilai R2-Score sebesar -0,177, RMSE 35,41, dan MAE 31,1661. Rendahnya akurasi dipengaruhi oleh ketidakkonsistenan satuan data input serta korelasi fitur yang kurang kuat dalam menangkap pola non-linear pada dataset. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun durasi scrolling teridentifikasi sebagai faktor pengaruh utama, model Random Forest mengalami high bias (underfitting) sehingga diperlukan optimasi hyperparameter dan penyempurnaan kualitas data untuk penggunaan di masa mendatang.. Kata kunci: brainrot; mahasiswa; machine learning; random forest regressor; perilaku digital.