Rosauliya Handayani
Universitas Ngudi Waluyo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hipnoterapi untuk Mengatasi Kecemasan Ibu Hamil di Puskesmas Tanah Kuning dan RSUD Dr. H. Jusuf Sk Niken Riestiani; Ari Andayani; Rosauliya Handayani; Mariany Ba’ru; Harti Octavia Situmorang; Megawati; Andi Bella Gading Soraya; Ira Purnamasari Azis
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 5 No. 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy involves complex physiological processes triggering physical, hormonal, and psychological changes that frequently induce significant maternal anxiety. Unmanaged anxiety can elevate cortisol production excessively, thereby increasing the risk of medical complications such as hypertension, preterm labor, and low birth weight. In this context, hypnotherapy serves as a safe, non-pharmacological complementary intervention designed to induce deep relaxation, stabilize the sympathetic nervous system, and plant positive suggestions to alleviate psychological stress. This community service study aims to evaluate the application of complementary hypnotherapy in reducing anxiety among pregnant women within the working areas of UPTD Puskesmas Tanah Kuning and RSUD dr. H. Jusuf SK. This community service project was conducted in May 2026 at UPTD Puskesmas Tanah Kuning, Bulungan Regency, and RSUD dr. H. Jusuf SK, Tarakan City, North Kalimantan. The sample consisted of 21 purposively selected pregnant women. The intervention method integrated educational and demonstrative approaches through health education and basic hypnotherapy practices. Standardized pre-test and post-test questionnaires were administered to assess anxiety levels before and after the intervention, with data analyzed descriptively using frequency distributions and percentages. Demographic findings indicated that all participants (100%) were within the healthy reproductive age range (20–35 years), 95.24% were in their third trimester, and 52.38% had an ideal parity of 2–3. Pre-test results showed most participants experienced moderate anxiety (66.67%), followed by mild anxiety (19.05%) and severe anxiety (14.28%). Following the hypnotherapy and educational intervention, a significant shift in psychological indicators occurred in the post-test: the mild anxiety category surged sharply to 85.72%, moderate anxiety decreased to 14.28%, and the severe anxiety group was completely eliminated to zero percent (0%). The therapeutic mechanism relies on deep relaxation to decrease sympathetic nervous system activity, slow the heart rate, and relax muscles, allowing the subconscious mind to safely absorb positive suggestions that transform perceptions of pregnancy. The application of complementary hypnotherapy successfully reduced anxiety and enhanced the psychological readiness of pregnant women at both health facilities. Midwives are recommended to integrate hypnotherapy as a routine intervention in Antenatal Care (ANC) services to support sustainable maternal mental health.   Abstrak Kehamilan melibatkan proses fisiologis kompleks yang memicu perubahan fisik, hormonal, dan psikologis, sehingga sering menimbulkan kecemasan maternal yang signifikan. Kecemasan yang tidak terkelola dengan baik dapat meningkatkan produksi hormon kortisol secara berlebihan, menaikkan risiko komplikasi medis seperti hipertensi, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah. Dalam konteks ini, hipnoterapi berfungsi sebagai intervensi komplementer non-farmakologis yang aman untuk merangsang relaksasi mendalam, menstabilkan sistem saraf simpatis, dan menanamkan sugesti positif guna mengurangi stres psikologis. Penelitian berbasis pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi penerapan hipnoterapi komplementer dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanah Kuning dan RSUD dr. H. Jusuf SK. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Mei 2026 di UPTD Puskesmas Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, dan RSUD dr. H. Jusuf SK, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Sampel terdiri dari 21 ibu hamil yang dipilih secara purposif. Metode intervensi mengintegrasikan pendekatan edukatif dan demonstratif melalui penyuluhan kesehatan serta praktik hipnoterapi dasar. Kuesioner pre-test dan post-test standar diberikan untuk menilai tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi, lalu data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Temuan menunjukkan seluruh peserta (100%) berada pada rentang usia reproduksi sehat (20–35 tahun), 95,24% berada pada trimester ketiga, dan 52,38% memiliki paritas ideal 2–3. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta mengalami kecemasan sedang (66,67%), diikuti kecemasan ringan (19,05%), dan kecemasan berat (14,28%). Setelah dilakukan intervensi hipnoterapi dan edukasi, terjadi pergeseran indikator psikologis yang signifikan pada post-test: kategori kecemasan ringan melonjak tajam menjadi 85,72%, kecemasan sedang menurun menjadi 14,28%, dan kelompok kecemasan berat berkurang total hingga mencapai nol persen (0%). Mekanisme terapeutik ini mengandalkan relaksasi mendalam untuk menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis, memperlambat denyut jantung, dan melemaskan otot, sehingga alam bawah sadar dapat menyerap sugesti positif yang mengubah persepsi tentang kehamilan secara aman. Penerapan hipnoterapi komplementer berhasil menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesiapan psikologis ibu hamil di kedua institusi tersebut. Bidan disarankan mengintegrasikan hipnoterapi sebagai intervensi non-farmakologis rutin layanan Antenatal Care (ANC) demi mendukung kesehatan mental maternal berkelanjutan.