Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Upaya Membangun Sikap Moderat Mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya Ahmad Murtadlo; Nelud Darajaatul Aliyah
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya terhadap nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja), sehingga berdampak pada munculnya sikap keagamaan yang kurang moderat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai Aswaja dan menanamkan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan simulasi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi nilai-nilai Aswaja secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan). Mahasiswa mulai menunjukkan sikap lebih moderat dalam pergaulan kampus meskipun dibutuhkan upaya lanjutan untuk memperdalam praktik nilai-nilai tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya Aswaja sebagai landasan moderasi beragama dan membuka peluang bagi pengembangan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
SOSIALISASI NILAI-NILAI AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH DALAM UPAYA MEMBANGUN SIKAP MODERAT MAHASISWA UNIVERSITAS SUNAN GIRI SURABAYA Ahmad Murtadlo; Nelud Darajaatul Aliyah
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya terhadap nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja), sehingga berdampak pada munculnya sikap keagamaan yang kurang moderat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai Aswaja dan menanamkan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan simulasi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi nilai-nilai Aswaja secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan). Mahasiswa mulai menunjukkan sikap lebih moderat dalam pergaulan kampus meskipun dibutuhkan upaya lanjutan untuk memperdalam praktik nilai-nilai tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya Aswaja sebagai landasan moderasi beragama dan membuka peluang bagi pengembangan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Sosialisasi Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Upaya Membangun Sikap Moderat Mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya Ahmad Murtadlo; Nelud Darajaatul Aliyah
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya terhadap nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja), sehingga berdampak pada munculnya sikap keagamaan yang kurang moderat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai Aswaja dan menanamkan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan simulasi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi nilai-nilai Aswaja secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan). Mahasiswa mulai menunjukkan sikap lebih moderat dalam pergaulan kampus meskipun dibutuhkan upaya lanjutan untuk memperdalam praktik nilai-nilai tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya Aswaja sebagai landasan moderasi beragama dan membuka peluang bagi pengembangan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
SOSIALISASI NILAI-NILAI AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH DALAM UPAYA MEMBANGUN SIKAP MODERAT MAHASISWA UNIVERSITAS SUNAN GIRI SURABAYA Ahmad Murtadlo; Nelud Darajaatul Aliyah
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya terhadap nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja), sehingga berdampak pada munculnya sikap keagamaan yang kurang moderat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai Aswaja dan menanamkan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan simulasi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi nilai-nilai Aswaja secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan). Mahasiswa mulai menunjukkan sikap lebih moderat dalam pergaulan kampus meskipun dibutuhkan upaya lanjutan untuk memperdalam praktik nilai-nilai tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya Aswaja sebagai landasan moderasi beragama dan membuka peluang bagi pengembangan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.