This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dieksis ID
Selviana Ndruru
Universitas Negeri Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Menulis Teks Narasi Danau Tondano dengan Menggunakan Model Project Based Learning pada Siswa Kelas VII SMP Anugrah Tondano Selviana Ndruru; Ruth Caroline Paath; Wimsje Relvin Palar
Jurnal Dieksis ID Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.6.1.2026.1353

Abstract

Keterampilan menulis merupakan kompetensi produktif yang penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, tetapi siswa kelas VII SMP Anugrah Tondano masih mengalami kesulitan menyusun teks narasi yang runtut, lengkap, dan sesuai kaidah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning dalam pembelajaran menulis teks narasi bertema Danau Tondano serta menganalisis peningkatan keterampilan menulis siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif sederhana. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas VII yang dibagi ke dalam tiga kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran dan tes unjuk kerja menulis teks narasi pada dua pertemuan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan rubrik penilaian menulis yang mencakup aspek orientasi, komplikasi, resolusi, dan coda. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta perhitungan persentase capaian setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata dari 71,2% pada pertemuan I menjadi 78,15% pada pertemuan II. Aspek orientasi meningkat dari 76% menjadi 86,2%, komplikasi dari 73,6% menjadi 84,2%, resolusi dari 68,2% menjadi 71,4%, dan coda dari 67% menjadi 70,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa Project Based Learning membantu siswa mengembangkan struktur cerita, mengaitkan pengalaman lokal dengan tulisan, dan meningkatkan keterlibatan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini terbatas pada subjek yang kecil dan dua kali pertemuan, sehingga penelitian lanjutan disarankan menggunakan waktu intervensi yang lebih panjang.