Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati di Indonesia di kelas VII SMP Negeri 1 Bambel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe One-Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas VIIA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan paired sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 28,33, sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 87,07. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Selanjutnya, hasil paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati di Indonesia. Dengan demikian, model PBL dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik